MENU TUTUP

Ekonomi Riau 2019 Tumbuh 2,84 Persen

Kamis, 06 Februari 2020 | 11:09:28 WIB
Ekonomi Riau 2019 Tumbuh 2,84 Persen

GENTAONLINE.COM - Perekonomian Riau tahun 2019 tumbuh 2,84 persen, membaik dibanding tahun 2018 sebesar 2,37 persen. Perekonomian Riau tahun 2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 765,20 triliun meningkat dibanding tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 755,44 triliun.

 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Misfaruddin di Pekanbaru Kamis (6/2/2020). Ia mengatakan dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 14,02 persen.

 

"Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 16,14 persen," ujar Misfaruddin. Dikatakan Misfaruddin, struktur perekonomian Riau dari sisi produksi tahun 2019 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu Industri Pengolahan (25,46 persen); Pertambangan dan Penggalian (24,23 persen) dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (23,18 persen).

 

"Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2019, lapangan usaha Industri Pengolahan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,77 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,06 persen; Konstruksi sebesar 0,52 persen; dan Perdagangan Besar dan eceran dan Reparasi Mobil dan sepeda Motor sebesar 0,49 persen," ungkapnya.

 

Sementara itu, berdasarkan year on year (y-o-y) ekonomi Riau triwulan IV-2019 tumbuh sebesar 2,91 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 14,11 persen. "Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga yang meningkat sebesar 11,45 persen," ungkapnya.

 

Kemudian untuk ekonomi Riau triwulan IV-2019 terhadap triwulan III-2019 (q-to-q) tumbuh sebesar 0,83 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar 9,74 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didoron oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 9,60 persen.

 

"Secara spasial, pada tahun 2019 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 4,76 persen terhadap perekonomian nasional. Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia atau PDRB terbesar kedua di luar Pulau Jawa," tukasnya. (ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar