MENU TUTUP

Banyak Jalan Rusak di Pekanbaru Ancam Keselamatan Pengendara

Selasa, 14 Juni 2022 | 09:16:44 WIB
Banyak Jalan Rusak di Pekanbaru Ancam Keselamatan Pengendara

GENTAONLINE.COM - Ancaman kecelakaan masih menghantui masyarakat Kota Pekanbaru. Pasalnya, sejumlah ruas jalan masih dalam kondisi rusak. Pengendara mesti waspada saat melintas di jalan berlubang hingga bergelombang.

Dari pantauan  beberapa titik jalan rusak tampak di Jalan Delima, Jalan Dahlia, Jalan Cempaka, Jalan Teratai. Kemudian Jalan Suka Karya, Jalan Cipta Karya, Jalan Srikandi, Jalan Garuda Ujung, dan Jalan Kartama.

Beberapa jalan sudah mengalami beberapa proses tambal sulam, seperti Jalan Delima. Namun, ruas jalan tersebut kembali mengalami kerusakan akibat drainase sekitar ruas jalan itu tidak berfungsi dengan baik.

Jalan Parit Indah yang merupakan akses menuju Kantor Dinas PUPR Pekanbaru kondisinya juga memprihatinkan. Terdapat banyak lubang cukup dalam di pinggir maupun di tengah jalan. Kondisi ini membahayakan pengendara saat malam hari.

"Jalan Parit Indah sudah kita tambal sulam, mestinya tiga tahun terakhir. Sudah kita lakukan overlay, atau berkala, tapi kita belum punya kemampuan untuk overlay," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi, Senin 13 Juni 2022.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada tahun ini menggelontorkan anggaran belasan miliar rupiah untuk perbaikan ruas jalan rusak. Anggaran ini untuk operasional dan pemeliharaan (OP).

Besaran anggaran OP tersebut di dinas mencapai Rp 15 miliar. Anggaran ini hanya cukup untuk anggaran rutin.

"Jumlah ini termasuk operasional, perawatan hingga gaji untuk pasukan kuning," jelasnya.

Idealnya, kata Indra, ada anggaran pemeliharaan berkala, namun pemerintah tidak punya anggaran untuk itu.

Indra mengaku bahwa pemerintah tidak bisa melakukan overlay atau pelapisan terhadap ruas jalan berlubang. Padahal seyogyanya ruas jalan rusak 40 persen mestinya overlay.

"Mestinya harus dilapis ulang, tapi kita belum lakukan itu. Maka kita masih melakukan pemeliharaan dengan tambal sulam," jelasnya.

Sejumlah ruas jalan rusak kerap digenangi air saat hujan deras melanda kota. Kondisi itu disebabkan drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga air pun meluber hingga ke jalan.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat