MENU TUTUP

Pasien Suspect Corona Meninggal di Cianjur Karyawan Telkom

Selasa, 03 Maret 2020 | 13:43:17 WIB
Pasien Suspect Corona Meninggal di Cianjur Karyawan Telkom

GENTAONLINE.COM - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) buka suara soal kabar karyawannya meninggal dunia diduga karena virus corona. Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo mengungkapkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) apakah karyawannya itu betul meninggal dunia karena corona.

"Adapun penyebab meninggalnya terkait dengan dugaan akibat infeksi virus Corona (Covid-19), saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium," kata Arif kepada detikcom, Selasa (3/3/2020).

Menurut Arif, karyawannya itu memiliki riwayat medis sering mengalami radang saluran nafas dan batuk pilek. "Bahwa benar ada seorang karyawan kami yang meninggal pagi ini (3/3) di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH) Cianjur.

Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan 10 tahun terakhir yakni sejak tahun 2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang saluran nafas dan batuk pilek," terang Arif.

Untuk mencegah virus corona semakin meluas, Telkom melakukan antisipasi dengan mengimbau karyawannya untuk tidak pergi ke luar negeri.

"Langkah-langkah preventif terhadap upaya pencegahan penyebaran virus tersebut dengan menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, mensosialisasikan pengenalan dan pencegahan gejala penyakit virus Corona (Covid-19), menghimbau untuk senantiasa memantau perkembangan penyebaran melalui media informasi resmi, dan mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam," imbuh dia.

Telkom juga memberlakukan pemeriksaan awal terhadap karyawan guna mencegah penyebaran virus corona. Sebagai informasi, seorang pasien laki-laki D (50) meninggal dunia diduga karena virus Corona di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) sebelum sempat dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.(dnc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat