MENU TUTUP

Demokrat Tolak Usulan Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Selasa, 10 Maret 2020 | 13:53:07 WIB
Demokrat Tolak Usulan Kenaikan Ambang Batas Parlemen

GENTAONLINE.COM -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menanggapi usulan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang disampaikan Partai Golkar dan Partai Nasdem menjadi tujuh persen. Syarief menegaskan, Partai Demokrat menolak usulan tersebut. "Oh, nggak usah lah, nggak usah, tidak setuju lah," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/3).

 

Syarief menjelaskan, ambang batas parlemen sebesar empat persen dirasa sudah cukup. Demokrat ingin agar ambang batas parlemen tetap seperti yang berlaku saat ini, yaitu empat persen. "Sementara ini, Partai Demokrat menilai empat persen cukup bagus," tutur wakil ketua MPR tersebut. Sebelumnya, ketua umum dan sejumlah petinggi Partai Nasdem dan Partai Golkar bertemu di Kantor DPP Partai Golkar. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dinaikkan menjadi tujuh persen.

 

"Ada usulan dari Pak Surya Paloh bahwa parliamentary threshold tujuh persen," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato usai menggelar pertemuan tertutup, Senin (9/3). (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan