MENU TUTUP

Pasien Covid-19 Melonjak, Indonesia Mulai Kekurangan Dokter

Rabu, 15 April 2020 | 09:53:21 WIB
Pasien Covid-19 Melonjak, Indonesia Mulai Kekurangan Dokter

GENTAONLINE.COM - Semakin melonjaknya jumlah pasien virus corona membuat dokter kewalahan. Berdasarkan data pada Minggu 12 April 2020, tercatat sebanyak 4.214 orang yang tersebar di seluruh provinsi positif corona.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo mengungkap, jumlah dokter yang menangani pasien corona semakin menipis. Bahkan jumlah mereka tidak lagi sebanding dengan pasien yang masuk. 

"Kekurangan dokter hari ini sudah mulai dirasakan di beberapa tempat yang pasiennya banyak," kata Doni setelah menggelar rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin 13 April 2020.

Maka dari itu, Doni mengatakan sebagai salah satu solusi agar jumlah dokter yang menangani pasien corona tetap tersedia, pemerintah akan memberikan surat tanda registrasi dan pelatihan dokter intensif kepada mereka yang masih belajar. 

"Solusi yang dapat kami lakukan, tadi sudah disampaikan untuk memberikan surat tanda registrasi dan peningkatan pelatihan dokter intensif yang jumlahnya mencapai 2.635 orang dokter," ucap Doni. 

"Dan Bapak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) tadi sudah mengatakan akan memberikan prioritas kepada tenaga dokter sehingga mereka bisa praktik langsung di lapangan," tambahnya.

Selain itu, Doni mengatakan pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh tim medis yang sudah berjuang di lapangan untuk merawat pasien virus corona. Mereka semua layak mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

"Perlunya kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para dokter, para perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Sehingga penghargaan ini telah bisa meningkatkan semangat para dokter dan perawat dalam pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara. Mereka telah mengorbankan waktu, pikiran, tenaga bahkan nyawa kepada kita semua," tutup Doni.(kpr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan