MENU TUTUP

Pemprov Riau Diminta Tanggung Kebutuhan Masyarakat Terdampak PSBB

Rabu, 13 Mei 2020 | 09:30:03 WIB
Pemprov Riau Diminta Tanggung Kebutuhan Masyarakat Terdampak PSBB

GENTAONLINE.COM - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto, baru saja memutuskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Provinsi Riau. Ada 5 kabupaten/kota yang masuk di dalamnya. Yakni Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis dan Kota Dumai.

Atas terbitnya surat keputusan (SK) tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta segera menyiapkan langkah konkret penerapan PSBB untuk segera dilaksanakan. Termasuk juga menanggung kebutuhan masyarakat di 5 daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riaupos.co, Selasa (12/5/2020).

"SK sudah terbit. Maka pemprov diharapkan tidak hanya beri bantuan Rp300 ribu/kepala keluarga. Tapi juga sembako dan kebutuhan lainnya. Mengingat anggaran kabupaten/kota yang terbatas," ujar Agung. Ia menyebut, sampai saat ini bantuan untuk masyarakat terdampak khususnya di Kota Pekanbaru masih belum jelas.

Setelah SK terbit, jumlah daerah yang akan terdampak PSBB sudah pasti bertambah. Hingga total ada 6 kabupaten/kota yang menerapkan PSBB. Untuk itu dia meminta seluruh bantuan yang sudah dianggarkan segera dikucurkan. Jangan sampai penerapan PSBB menjadi tidak efektif karena masyarakat masih keluar rumah untuk mencari makan.

"Jangan terkendala di data lagi. Mau sampai kapan bantuan ini baru di serahkan? Sekarang sudah bertambah daerah yang menerapkan. Tentu bantuan ke masyarakat tidak bisa sepenuhnya di serahkan kepada daerah," jelas Agung. 

Ia mengingatkan, jangan sampai penerapan PSBB provinsi menjadi beban bagi masyarakat di tengah pandemi corona ini. Bila perlu, anggaran yang di geser untuk bantuan masyarakat ditambah. Sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak mematuhi anjuran pemerintah dalam penerapan PSBB.(rpc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran