MENU TUTUP

THR Belum Dibayar, Ratusan Pekerja PT MAS Mogok

Senin, 18 Mei 2020 | 12:08:57 WIB
THR Belum Dibayar, Ratusan Pekerja PT MAS Mogok
GENTAONLINE.COM - Ratusan karyawan PT Meskom Agro Sarimas Bengkalis melakukan aksi mogok kerja dan memblokir akses masuk perusahaan, Senin (18/5/2020) pagi ini. Tindakan ini dilakukan pekerja perusahaan tersebut karena THR yang menjadi hak para pekerja belum juga dibayar.
 
 
Pantauan di lapangan, ratusan pekerja perusahaan sawit dan air mineral itu memblokir jalan perusahaan dengan memarkirkan sepeda motor di jalan. Pintu pagar masuk perusahaan ditutup. Hasil panen warga yang hendak dijual ke perusahaan tampak tidak bisa masuk ke perusahaan.
 
 
"Kami minta kejelasan THR dan gaji kami yang sampai hari ini belum ada kejelasan dari perusahaan," ungkap Sudirman salah satu pekerja. 
 
 
Kabag Personalia PT MAS Wismalinda sempat mendatangi pekerja yang melakukan aksi mogok dan blokir jalan. Di hadapan pekerja ia mengajak perwakilan pekerja untuk membicarakan hal yang menjadi tuntutan di kantor perusahaan. Namun, pekerja menolak dan meminta pimpinan perushaan turun menemui merek untuk menjelas pembayaran THR dan gaji. (hrc)
 
 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat