MENU TUTUP

Sandiaga tak Percaya Teori Konspirasi Mardigu Soal Corona

Selasa, 09 Juni 2020 | 06:52:19 WIB
Sandiaga tak Percaya Teori Konspirasi Mardigu Soal Corona

GENTAONLINE.COM -- Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia, termasuk Indonesia dianggap sebagai konspirasi global oleh pebisnis Mardigu Wowiek Prasantyo. Dalam salah satu video yang viral, Mardigu bahkan berani menyebut, virus corona bukan berasal dari Wuhan, China. Virus berjenis biological walfare tersebut merupakan bentuk perang biologi yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) terhadap China.

Pengusaha nasional Sandiaga Salahudin Uno mengaku, tidak setuju dengan teori konspirasi yang dilontarkan Mardigu tentang penyebaran Covid-19. Sandiaga yang kenal dekat dengan Mardigu, menyebut, apa yang disampaikan rekannya tersebut tidak lebih sebagai pandangan out of the box.

Menurut Sandiaga, Mardigu mempunyai fan base di dalam maupun luar negeri, yang menyukai soal teori konspirasi tentang lahirnya virus corona. Hanya saja, ia kurang sependapat dengan analisis itu, lantaran Covid-19 faktanya menyerang semua negara tanpa terkecuali.

"Saya sudah kehilangan kerabat dekat, saudara saya atlet Lukman Niode, dia kan dadanya kuat, atlet renang nasional, representatif di Olimpiade, tumbang juga tuh dengan Covid-19," kata Sandiaga saaat menggelar halal bi halal bersama jurnalis lewat Google Meeting pada Senin (8/6).

Selain itu, Sandiaga juga kehilangan salah satu teman baik akibat terkena Covid-19, yaitu wali kota Tanjungpinang, Syahrul pada 28 April 2020. Padahal, beberapa waktu sebelum meninggal, Syahrul masih menyempatkan diri menemui Sandiaga di kantor Recapital, Jakarta Selatan. "Ini saudara saya tumbang. Saya pribadi tak percaya ini konspirasi, menurut saya beberapa indikasi terutama mengenai Covid-19 untuk pembenaran semuanya," kata Sandiaga.

Calon wakil presiden (cawapres) tersebut mengatakan, ia mendapat informasi, datangnya pandemi Covid-19 malah ada yang menyalahgunan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Padahal, perusahaan tersebut kondisinya sudah buruk dan perlu diperbaiki secara internal.

Namun, gara-gara virus corona menerjang Indonesia, akhirnya tidak sedikit perusahaan yang melakukan PHK karyawannya dengan berlindung faktornya dipicu pandemi. "Ada mereka yang berlindung di balik Covid-19 itu. Jadi pandangan saya itu tidak ada konspirasi soal Covid-19," ucap Sandiaga.

Sebelumnya, Mardigu menyebut, virus corona terdiri tiga versi. Tipe A di AS, tipe B di Wuhan, China, dan tipe C di Eropa. Mardigu juga mencurigai, virus corona pertama berasal dari AS. Tidak ketinggalan, ia menduga, hanya ada tiga laboratorium di tiga negara yang berpotensi menciptakan virus corona, yaitu di AS, China, dan Israel.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat