MENU TUTUP
Perkuat Penerapan Protokol Kesehatan Menuju New Normal,

Halodoc Perluas Layanan Rapid Test ke Pekanbaru

Sabtu, 13 Juni 2020 | 10:27:39 WIB
Halodoc Perluas Layanan Rapid Test ke Pekanbaru

GENTAONLINE.COM – Guna menekan laju penyebaran Covid-19 serta memperkuat penerapan protokol kesehatan menuju fase tatanan hidup baru (new normal) di Pekanbaru, Halodoc, platform layanan kesehatan digital, menghadirkan akses layanan tes cepat (rapid test) Covid-19. Layanan yang memanfaatkan metode drive thru ini akan mendukung upaya pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

Akses rapid test diharapkan bisa menambah kapasitas layanan tes dan membantu Pekanbaru menjadi zona hijau. Dalam pelaksanaannya, Halodoc menggandeng Rumah Sakit Hermina Pekanbaru sebagai tim medis di lapangan dan Ramayana Panam Pekanbaru sebagai penyedia tempat tes cepat (rapid test). Tes ini bisa diakses masyarakat Pekanbaru pada tanggal 8 – 20 Juni 2020 di Ramayana Panam Square Pekanbaru.

 

“Penerapan protokol kesehatan semakin penting dilakukan di masa transisi pandemi Covid-19 menuju fase new normal. Kami percaya pemanfaatan telemedicine bisa mendukung penerapan protokol baru kesehatan di masyarakat. Selama masa pandemi Covid-19, pengguna aktif Halodoc mengalami pertumbuhan hingga 10 kali lipat. Dimana layanan yang paling banyak digunakan mulai dari konsultasi dokter hingga beli obat. Dengan layanan rapid test, pengguna di Pekanbaru bisa merasakan fasilitas layanan kesehatan lengkap untuk mengecek risiko Covid-19,” jelas VP Marketing Halodoc, Felicia Kawilarang.

 

Lebih lanjut, Felicia menjelaskan bahwa untuk mengakses layanan rapid test, pengguna cukup memilih menu ‘Tes COVID-19’ yang ada di halaman awal aplikasi Halodoc lalu memilih lokasi “Rapid Test Ramayana Panam by RS Hermina Pekanbaru”. Setelah itu, pengguna dapat memilih hari dan waktu tes. Pengguna diwajibkan untuk melengkapi data diri dengan mengunggah foto kartu identitas sebagai kelengkapan proses pendaftaran dan menyelesaikan proses pembayaran. Bukti pendaftaran akan didapatkan melalui SMS dan notifikasi di aplikasi Halodoc untuk digunakan kembali saat registrasi di lokasi tes.

Pada saat melakukan pemeriksaan, pengguna dihimbau untuk datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, atau menggunakan layanan transportasi online dengan tetap memperhatikan panduan keamanan selama perjalanan.

 

Hasil pemeriksaan akan diinformasikan 1 hari setelahnya melalui SMS atau aplikasi Halodoc. Jika hasilnya positif, maka akan direkomendasikan untuk kembali berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk menentukan penanganan selanjutnya, seperti isolasi mandiri atau pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit rujukan Covid-19.

 

“Kami mengapresiasi inisiatif Halodoc untuk menginisiasi pelayanan rapid test dengan metode drive thru di RS Hermina Pekanbaru. Dengan metode ini, tim medis kami tetap bisa menerapkan physical distancing saat memberikan layanan. Dengan pelaksanaan tes cepat massal ini, kami berharap lebih banyak lagi masyarakat yang bisa memeriksakan kondisi kesehatannya. Dan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Pekanbaru yang saat ini sudah berada di Zona Kuning,” ujar Direktur Rumah Sakit Hermina Pekanbaru, dr Firdaus Nurdin.

 

Sementara itu, Head of Marketing & Promotion Ramayana Panam Pekanbaru, Ainu Rofik mengatakan pihaknya gembira bisa berkontribusi langsung dalam menekan penyebaran covid-19 di Pekanbaru bersama Halodoc dan RS Hermina.

 

“Masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang ke Ramayana Panam Pekanbaru dan memanfaatkan layanan ini karena kami memastikan lokasi tes sudah dan akan kami desinfeksi secara berkala serta memastikan physical distancing tetap diterapkan, sehingga aman bagi aktivitas masyarakat menuju masa tatanan baru atau new normal,” pungkasnya. 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat