MENU TUTUP

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB 2021-2023

Kamis, 18 Juni 2020 | 10:47:57 WIB
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB 2021-2023

GENTAONLINE.COM - Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council/ECOSOC) PBB periode 2021-2023 dari Kelompok Asia-Pasifik. Pemilihan berlangsung tertutup di markas PBB pada 17 Juni waktu setempat.

 

"Berbeda dengan proses sebelumnya, pemilihan kali ini diselenggarakan tanpa sidang plenary sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari masing-masing Perutusan Tetap di New York hadir untuk memberikan suara," demikian keterangan tertulis yang dikutip dari situs Kemlu, Kamis (18/6/2020).

 

Kemlu menyampaikan terpilihnya Indonesia di ECOSOC memiliki arti penting di antaranya:

1) pemanfaatan platform ECOSOC dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi dan sosial pasca pandemi Covid-19;
2) Refleksi kepemimpinan global Indonesia dalam mendorong akselerasi pencapaian SDGs
3) Pemajuan program prioritas nasional yang sejalan dengan SDGs sekaligus berkontribusi dalam transformasi ekonomi, khususnya pada sektor ekonomi mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa.

 

Indonesia sebelumnya sempat juga terpilih menjadi anggota ECOSOC pada periode 1956-1958; 1969-1971; 1974-1975; 1979-1981; 1984-1986; 1989-1991; 1994-1996; 1999-2001; 2004-2006; 2007-2009, 2012-2024. Dengan begitu, Indonesia sudah 12 kali menjadi anggota ECOSOC . Selain itu, Indonesia telah menjadi dua kali dipercaya menjadi Presiden ECOSOC, yakni pada 1970 dan 2000. Sementara itu, pada 1969, 1999, dan 2012, RI ditunjuk menjadi wakil presiden ECOSOC.

 

Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, bersyukur Indonesia terpilih menjadi anggota ECOSOC periode 2021-2023. Fadjroel menyampaikan terima kasih kepada Menlu Retno Marsudi. "Pemerintah mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Luar Negeri di bawah pimpinan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi beserta jajarannya, dan dukungan kolaboratif Kabinet Indonesia Maju dalam pelaksanaan diplomasi Indonesia, serta seluruh masyarakat Indonesia," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis.

 

Fadjroel mengatakan terpilihnya Indonesia ini menjadi momentum untuk mengukuhkan komitmen Indonesia di tingkat internasional. Itu sesuai dengan amanat yang tertuang dalam konstitusi. "Kepercayaan lembaga internasional dan dunia internasional ini semakin mengukuhkan prinsip pemerintah Republik Indonesia di dalam pembukaan konstitusi UUD 1945, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," ujar dia. (dtk)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar