MENU TUTUP

Jokowi: Kuliah Daring Dulu Lamban Dijalankan, Sekarang Telah Jadi New Normal

Sabtu, 04 Juli 2020 | 10:59:48 WIB
Jokowi: Kuliah Daring Dulu Lamban Dijalankan, Sekarang Telah Jadi New Normal

GENTAONLINE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi virus Corona (COVID-19) memaksa masyarakat, termasuk sivitas akademika untuk melakukan cara-cara baru dalam menuntut ilmu. Jokowi mencontohkan metode kuliah daring yang kini telah berkembang.

"Kuliah daring yang selama ini sangat lamban dijalankan, sekarang sangat sangat berkembang. Kuliah daring telah menjadi new normal dan bahkan menjadi next normal dan saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru yang lebih inovatif dan lebih produktif," ujar Jokowi, Sabtu (4/7/2020).

Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka konferensi virtual Forum Rektor Indonesia yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden. Turut hadir para rektor se-Indonesia secara virtual. Jokowi meyakini Forum Rektor Indonesia memiliki peran besar.

Dalam pidatonya, Jokowi mendorong Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi. Namun tentunya ini perlu cara yang tidak biasa-biasa saja."Kita harus berubah, kita harus mengembangkan cara-cara baru, mengembangkan strategi baru yang smart shortcut, yang out of the box," kata Jokowi.

Di sisi lain, kepala negara memahami kompleksnya dunia pendidikan tinggi. Ada yang sudah berkembang dan maju, tetapi ada juga yang memiliki fasilitas kurang memadai.

"Saya paham bahwa permasalahan pendidikan tinggi sangat kompleks, saya paham. saya paham ada ribuan anggota Forum Rektor Indonesia dengan kemampuan yang bervariasi. ada yang sudah berkompetisi di dunia, tetapi masih ada yang berjuang dengan kekurangan dosen yang perpustakaannya tidak layak, yang ruang kelasnya tidak memadai. Saya paham," ujarnya.(dtk)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat