MENU TUTUP

Tingkat Kepercayaan Masyarakat ke Polri dan KPK Turun

Kamis, 23 Juli 2020 | 09:14:48 WIB
Tingkat Kepercayaan Masyarakat ke Polri dan KPK Turun foto internet

GENTAONLINE.COM -- Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Presiden menjadi lembaga tinggi negara yang tingkat kepercayaan masyarakatnya mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Charta Politika, TNI jadi lembaga tinggi negara yang paling dipercaya dengan tingkat kepercayaan di angka 87,8 persen. Disusul lembaga Presiden di angka  83,2 persen.

"Yang naik dari titik terendah bulan Mei, sampai bulan Juli TNI, Presiden yang cukup signifikan," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya memaparkan hasil surveinya, Rabu (22/7).

Sementara itu lembaga penegak hukum seperti Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Mahkamah Konstitusi (MK) justru mengalami penurunan dibanding bulan Juni lalu. Berdasarkan hasil survei diketahui tingkat kepercayaan Polri turun dari 73 persen di bulan Juni menjadi 72,2 persen di bulan Juli. KPK juga alami penurunan dari 73,2 persen menjadi 71,8 persen. Sementara MK juga mengalami penurunan tidak terlalu signifikan dari angka 61,3 persen menjadi 60 persen. 

"Saya tidak tahu apakah ini terkait situasi Covid-19 ataukah faktor lain di luar situasi pandemi Covid-19. Tetapi ada pola yang sama bahwa dari Polri, KPK, Kejaksaan, MA, dan MK itu mengalami pola menurun kalau kita bandingkan dengan bulan Mei sampai Juli," ujarnya.

Hasil tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia sehari sebelumnya. Dalam paparannya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan TNI mengalami kenaikan dari 85,5 persen menjadi 88 persen. Sementara tingkat kepercayaan ke Polri mengalami penurunan dari 79,4 persen menjadi 75,3 persen.

"Polisi juga mengalami penurunan trust dari bulan Mei," tuturnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengapresiasi tingginya kepercayaan publik terhadap TNI. Menurutnya keberhasilan TNI menjadi lembaga yang paling dipercaya tidak lepas dari kesuksesan TNI dalam melakukan penjemputan WNI dari Wuhan serta pelibatan TNI dalam pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB).

"Kekhawatiran yang sempat muncul terkait keterlibatan TNI dalam melakukan disiplin terhadap PSBB dan juga new normal ternyata tidak terlalu dikhawatirkan masyarakat sehingga opini yang muncul adalah tingkat kepercayaan yang baik terhadap TNI," jelasnya.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar