MENU TUTUP

Lima Destinasi Wisata di Provinsi Riau Ditunjuk Jadi Lokasi Gerakan BISA

Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:30:01 WIB
Lima Destinasi Wisata di Provinsi Riau Ditunjuk Jadi Lokasi Gerakan BISA

GENTAONLINE.COM - Lima destinasi wisata di Provinsi Riau ditunjuk sebagai lokasi gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA). Lima lokasi destinasi wisata yang dimaksud adalah Taman Tunjuk Ajar Integritas, Taman Tuan Kadi di Kota Pekanbaru, Pulau Cinta di Kabupaten Kampar dan Istana Siak Sri Indrapura serta Makam Koto Tinggi di Kabupaten Siak.

 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat Selasa (4/8/2020) mengatakan, gerakan BISA adalah kegiatan yang dipelopori oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dilaksanakan serentak di 3 Kabupaten/Kota di Riau, tanggal 4 - 5 Agustus 2020 pukul 08.00-16.00 WIB, melibatkan 300 orang pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. 

 

“Gerakan BISA untuk melaksanakan program semacam padat karya dalam upaya mitigasi dampak Covid-19.  Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diperlukan langkah-langkah yang cepat, tepat, fokus, dan terpadu melalui sinergitas antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Pemerintah Daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya,” kata Roni.

 

Khusus pada hari pertama, Selasa (4/8/2020) dilaksanakan secara virtual mengunakan aplikasi zoom meeting di masing-masing destinasi/lokasi, diikuti oleh Direktur Pengendalian Kebijakan Strategis Kemenparekraf di Jakarta, Wali Kota Pekanbaru, Bupati Kampar, Bupati Siak dan Kepala Dinas Pariwisata Riau. 

 

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan aktiftas gotong royong, mempersiapkan tempat sampah, alat-alat kebersihan, pengecatan papan informasi Covid-19, wastafel, tempat cuci tangan, thermogun dan alat semprot disinfektan.

 

Pemerintah melalui Kemenparekaf memberikan bantuan berupa tempat sampah permanen dan tempat sampah plastik, alat cuci tangan, gerobak dorong, cangkul, sapu lidi, cat minyak, tiner, kuas cat, ditambah lagi sarung tangan kerja, disinfektan beserta alat semprot disinfektan, masker kain, pakaian seragam, signage atau papan informasi publik di destinasi wisata, papan informasi Covid-19 dan Thermogun.

 

Adapun tujuan kegiatan ini digelar untuk pemberdayaan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang terdampak ekonominya pasca Covid-19, Mendorong perbaikan indikator Health and Hygiene dan Safety and Security di lingkungan destinasi pariwisata untuk peningkatan peringkat Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI), mendukung destinasi pariwisata serta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mengantisipasi kondisi tatanan kehidupan baru pasca Covid-19 sesuai prinsip higienis dan sanitasi yang baik.

 

"Melalui gerakan BISA, Pemprov Riau berusaha membangkitkan sektor pariwisata yang saat ini terdampak Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi kondisi tatanan kehidupan baru sesuai prinsip higienis dan sanitasi yang baik," ujarnya. Gerakan BISA merupakan program semacam padat karya yang mengikutsertakan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan destinasi pariwisata. 

 

"Sehingga seluruh pemangku kepentingan yang terlibat di dalamnya siap memasuki masa adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Roni. (mcr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan