MENU TUTUP

Kasus Pembunuhan Muliadi di Wilayah Hukum Polsek Tambang Kampar Belum Juga Terungkap

Selasa, 15 September 2020 | 14:49:30 WIB
Kasus Pembunuhan Muliadi di Wilayah Hukum Polsek Tambang Kampar Belum Juga Terungkap Mapolsek Tambang jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang

GENTA, PEKANBARU - Kasus Pembunuhan yang menimpa korban (MI) 37 tahun warga desa Aur Sati Kecamatan Tambang, Kampar belum juga menunjukkan titik terang.

Kematian (MI) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Tambang Kampar ini tengah menjadi perhatian masyarakat Kampar khusus nya kecamatan Tambang.

Betapa tidak, Video kematian korban (MI) warga desa Aur Sati yang tewas mengenaskan setelah dianiaya 'sekelompok' warga pada hari Sabtu malam Minggu 8 Agustus 2020 di desa Parit Baru Viral dan beredar luas di media sosial warga Riau.

Dalam video yang Viral tersebut, terlihat beberapa Polisi berseragam mengamankan kejadian Penganiayaan berujung kematian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, Kasus bermula saat salah seorang warga di desa Parit Baru kehilangan mesin air yang berada di belakang rumah nya. 

Korban MI dipanggil dan di interogasi oleh 'sekelompok' warga di area kantor desa Parit Baru, Tambang.

Tak dapat membendung emosi, sekelompok warga tersebut langsung melakukan penganiayaan fisik hingga mengakibatkan luka parah pada bagian kepala dan wajah korban hingga korban (MI) tewas berlumuran darah.

Kapolsek Tambang Tito Laragatra, S.IK saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa kasus pembunuhan masih ditangani oleh pihak reskrim Polsek Tambang.

" Masih ditangani pihak Reskrim", ujar Tito kepada wartawan saat dihubungi via seluler. Selasa (15/9/2020). 

Untuk diketahui, kini Tokoh Masyarakat Kampar khususnya Tambang dan keluarga korban tengah menunggu perkembangan kasus pembunuhan Muliadi. 

Muliadi korban pembunuhan meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak yang kini telah menjadi anak yatim. ***

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat