MENU TUTUP

Pekanbaru Berlakukan Belajar Tatap Muka Khusus Untuk Pelajar SMP Hanya Tiga Jam

Kamis, 12 November 2020 | 13:55:54 WIB
Pekanbaru Berlakukan Belajar Tatap Muka Khusus Untuk Pelajar SMP Hanya Tiga Jam Pelaksana tugas Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr H Ismardi Ilyas MAg.

GENTAONLINE.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan memulai pembelajaran tatap muka terbatas khusus bagi pelajar SMP sederajat setempat, pada 16 November 2020, guna mengejar ketertinggalan materi pendidikan akibat wabah COVID-19.

Pembelajaran ini mulai disosialisasikan melalui Surat Edaran dengan nomor 800/Disdik.sekretaris.1/03399/2020 yang ditandatangani oleh pelaksana tugas Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas MAg.

"Hanya 50 persen pelajar dari seluruh SMP yang ada di Pekanbaru yang kita ijinkan belajar tatap muka," kata Pelaksana tugas Kepala Disdik Kota PekanbaruDr HIsmardi Ilyas MAg yang sedang berada di Jakarta saat dikonfirmasi Gentaonline.com melalui seluler di Pekanbaru, Kamis.

Ismardi mengatakan, dalam tatap muka tersebut Disdik sudah menyusun pedoman pelaksanaannya tertuang dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Satuan tugas COVID-19 dan disetujui Walikota selaku ketua satgas.

"Satu siswa bakal belajar tatap muka sekali dalam seminggu dengan waktu tiga jam," katanya.

Kata dia pembelajaran tatap muka kali ini masih percontohan makanya khusus bagi SMP, itupun hanya 50 persen sekolah yang ditentukan dan diseleksi oleh Disdik (dari 45 sekolah SMP negeri hanya sekitar 22 saja yang diijinkan..red).

Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan semua guru dan siswa diimbau menerapkan 4M yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Pertemuan tatap muka selama tiga jam itu dimaksimalkan untuk mengajari murid mata pelajaran sulit, dan mengumpulkan dan memberi tugas untuk dikerjakan di rumah selama sepekan," tukasnya.

Vina(30) orangtua murid di Pekanbaru mengaku sudah mengetahui belajar tatap muka itu, namun tidak tahu pasti teknisnya.

Ia yang memiliki anak satu di SMP dan satu di SD tersebut menyambut baik kebijakan pemerintah untuk memulai tatap muka.

"Baguslah, saya sudah pusing mengajari materi sekolah anak-anak, tetapi belum tau pastiapakah semua tatap muka, dari edaran Disdik menyebutkan bertahap mulai Paud, Tk, SD dan SMP," kata Vina.(antara)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat