MENU TUTUP

Kasmarni Tak Terbendung, Penyanyi Laksmana Raja Di Laut Keok

Sabtu, 12 Desember 2020 | 11:03:25 WIB
Kasmarni Tak Terbendung, Penyanyi Laksmana Raja Di Laut Keok

GENTAONLINE.COM - Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang merupakan artis sekaligus pedangdut Sri Barat alias Iyeth Bustami dan Kaderismanto hanya memperoleh suara sementara, 20% 554 dari 1285 TPS di Bengkalis. Sedangkan Istri dari Terpidana Amril Mukminin, Kasmarni yang berpasangan dengan Bagus Santoso unggul sementara dengan perolehan suara 30,7%.

 

Sedangkan, mantan Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan Eet dan Samsu Dalimunthe bedasarkan perhitungan hasil suara sementara KPU dengan perolehan suara 25,6 %. Untuk Abi Bahrun dan Herman hanya memperoleh perolehan suara 23,7% dengan 554 suara dari 1285 TPS.

 

Dari pantauan Riauonline di website resmi pilkada2020.kpu.go.id, Sabtu, 12 Desember 2020 pasangan Kasmarni dan Bagus Santoso sementara berada di posisi pertama dengan perolehan suara 30,7%. Urutan ketiga, ada Abi Bahrun dan Herman dengan perolehan suara sementara  23,7%. (ro)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar