MENU TUTUP

Kasus Abu Janda Momentum Kapolri Lakukan Presisi

Senin, 01 Februari 2021 | 09:40:41 WIB
Kasus Abu Janda Momentum Kapolri Lakukan Presisi

GENTAONLINE.COM - Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf meminta kepolisian segera menindak tegas Permadi Arya alias Abu Janda atas cuitannya di media sosial Twitter yang menyebut Islam arogan. Bukhori menilai kasus Abu Janda merupakan momentum untuk memulai debut Polri yang Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan. 

Presisi itu sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada saat fit and proper test. "Kesempatan baik ini harus dimanfaatkan Polri untuk memulihkan kepercayaan publik kepada Korps Bhayangkara yang selama ini nyaris hopeless atas pola penegakan hukum yang sangat mengecewakan," kata Bukhori dalam keterangan tertulisnya kepada Republika, Ahad (31/1). 

Politikus PKS tersebut mengecam tindakan Abu Janda yang menghina Islam. Menurutnya, apa yang disampaikan Abu Janda telah membuat publik gaduh. 

"Ini sudah kelewat batas. Ia (Abu Janda) sudah terlalu sering membuat kegaduhan publik dengan ujarannya yang meresahkan. Namun anehnya, terkesan ada pembiaran selama ini kendati sudah banyak pihak yang dirugikan atas ulah buzzer ini. Orang seperti ini yang justru berpotensi memecah belah NKRI karena memperkeruh suasana kerukunan antar warga negara," kata dia.

Politikus PKS tersebut mempertegas tuntutannya agar Polri segera memproses secara hukum dan menindak tegas Abu Janda. Sebab, ia mengatakan, Abu Janda tidak hanya mendeskreditkan Islam, tetapi juga melakukan pernyataan rasis terhadap mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. 

"Ia tidak hanya menyakiti umat Islam tetapi juga berpotensi memecah belah anak bangsa dan mengadu domba internal umat Islam,(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat