MENU TUTUP

Pekanbaru Tambah Lagi Jumlah Sekolah Yang Belajar Tatap Muka Ini Alasannya

Senin, 22 Februari 2021 | 10:14:03 WIB
Pekanbaru Tambah Lagi Jumlah Sekolah Yang Belajar Tatap Muka Ini Alasannya

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menambah jumlah sekolah baik negeri maupun swasta yang boleh buka proses belajar tatap muka pekan ini, guna mengejar ketertinggalan bagi siswa yang hendak ujian akhir.

"Pertimbangan menambah jumlah yang tatap muka setelah evaluasi, pembukaan tatap muka tahap pertama tidak ada kendala dan berjalan lancar, terutama tidak menyebabkan ketertularan COVID-19 di kalangan pelajar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas di Pekanbaru, Senin.

Dikatakan Ismardi pada tahap awal masih 50 persen sekolah negeri yang mulai tatap muka, termasuk sekolah swasta belum sama sekali. Melihat kondisi yang aman dan kondusif, maka tahap selanjutnya pekan ini puluhan sekolah sudah diijinkan buka.

"Ada lebih dari 20 sekolah SD dan SMP swasta, ditambah sekolah negeri lainnya yang belum belajar tatap muka mulai buka," kata dia.

Pada intinya sekolah yang boleh belajar tatap muka adalah yang lokasinya berada pada kecamatan berzona kuning penyebaran COVID-19. Selain itu sudah mendapat izin dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19, dan dilakukan peninjauan kelayakan sesuai protokoler kesehatan (prokes).

"Belajar tatap muka juga dilakukan khusus bagi siswa kelas akhir yang akan menghadapi ujian kelulusan, itupun waktunya diatur tidak full, tiap siswa hanya mendapat jatah dua kali dalam sepekan," tukasnya.

Perlu diketahui belajar tatap muka tahap pertama sebagai uji coba di Pekanbaru sudah dimulai 8 February lalu, dimana baru 87 SD negeri dan 36 SMP negeri yang sudah menggelar belajar tatap muka.(atr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat