MENU TUTUP
Guna Mendukung TMMD Ke 110 Kodim 0313/KPR

Babinsa Koramil 06/SH Terus Lakukan Anjangsana Kepada Warga

Ahad, 14 Maret 2021 | 11:54:57 WIB
Babinsa Koramil 06/SH Terus Lakukan Anjangsana Kepada Warga Pelda Uanja Damanik melakukan Komunikasi sosial denga warga.

GENTA, SIAK HULU - Babinsa Koramil 06/SH Pelda Uanja Damanik melakukan Komunikasi sosial denga warga guna memberikan dukungan pelaksanaan TMMD KE-110 KODIM 0313/KPR,di Dusun III Desa Baru Kec.Siak hulu Kab. Kampar, Minggu (14/03/21).

Kegiatan komsos dan anjangsana dilakukan guna  menjalin Komunikasi dengan warga binaan secara langsung sebagai bentuk dukungan terhadap TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) ke 110 Kodim 0313/KPR.

"Tujuan anjangsana tersebut agar terjalin hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan warga, saya juga berpesan agar warga tetap menjaga keamanan dan ketertiban desa dan lingkunganya selalu terapkan Protokol Kesehatan," kata Pelda Uanja Damanik.

Dengan penuh semangat Babinsa Koramil 06/SH terus lakukan anjangsana di desa binaan walaupu hari libur.(***/Alf).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar