MENU TUTUP

DPRD Kota Pekanbaru Bakal Reses Pertengahan Februari

Rabu, 29 Januari 2020 | 11:16:17 WIB
DPRD Kota Pekanbaru Bakal Reses Pertengahan Februari

GENTAONLINE.COM - Jika tidak ada halangan, pertengahan bulan Februari 2020 mendatang, 45 DPRD Kota Pekanbaru akan melakukan beberapa agenda penting, mulai dari agenda reses dan bimbingan teknis (Bimtek) dan pembahasan beberapa rancangan peraturan daerah (Ranperda) oleh tim pansus DPRD Pekanbaru.

" Hasil rapat banmus tadi kita membahas beberapa agenda, yang pertama itu terkait jadwal reses yang direncanakan sekitar pertengahan februari atau sekitar tanggal 20 mandatang dan agenda bimtek," ujar Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani kepada wartawan, (29/1/2020)

Sementara untuk agenda lainnya seperti pembahasan Ranperda SOTK dan Ripdda oleh tim pansus disepakati akan dilaksanakan pada Maret mendatang, namun tetap menjadi prioritas DPRD Pekanbaru untuk segera dituntaskan.

"Ada juga pembahasan dua pansus lagi, tetapi setalah disepakati akan dilakukan bulan maret mendatang, yakni pansus SOTK dan pansus Rippda, karena ada beberapa hal lagi yang harus dituntaskan dengan opd terkait," tambah Hamdani. (R24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar