MENU TUTUP

BNN Tembak Mati Kurir 25 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Riau

Jumat, 06 Oktober 2017 | 14:00:42 WIB
BNN Tembak Mati Kurir 25 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Riau Ilustrasi

GENTSONLINE.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati bandar narkoba jaringan Malaysia-Indonesia. Dari dua tersangka ini, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa sabu dan ekstasi.

"Tersangka atas nama Zainu AR dan TM Jafar IS (meninggal dunia)," ujar Deputi Pemberantasan Narkotika BNN Irjen Arman Depari, Jumat (6/10/2017).

Keduanya disergap tim BNN pada Kamis (5/10) sekitar pukul 11.30 WIB di Jl Lintas Timur Sumatera, Pekanbaru-Duri KM 76 Pekanbaru, Riau. Dari keduanya disita sabu seberat 25 kg, ekstasi 25 ribu butir, 1 unit mobil Mitsubishi Pajero berwarna silver, dan 1 unit mobil Honda CR-V berwarna hitam, serta sejumlah alat komunikasi.

"Narkotika tersebut didatangkan dari Malaysia, rencana akan didistribusikan ke Sumatera dan Jawa," terang Arman.

Kedua pelaku berangkat dari Medan. Tersangka Zainu AR bertugas membawa sabu yang diangkut menggunakan mobil Honda CR-V. "Sabu disembunyikan dalam subwoofer dan dalam box speaker mobil," lanjut Arman.

Sementara itu, tersangka Jafar memandu perjalanan Zainu ke lokasi pemesanan. Saat itulah keduanya disergap tim BNN.

Setelah penangkapan, tim melakukan pengembangan kepada pemesan di Pekanbaru, namun tersangka Jafar melawan petugas dan mencoba melarikan diri. "Sehingga oleh petugas BNN dilakukan tindakan tegas dan terukur melumpuhkan dengan tembakan mengakibatkan tersangka meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke RS," sambungnya.

Saat ini jenazah tersangka Jafar berada di RS Bhayangkara, Pekanbaru, Riau. Sedangkan tersangka Zainu berikut barang bukti dibawa tim BNN untuk penyidikan lebih lanjut. (dtk)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat