MENU TUTUP

Pengelola STC Ancam Tutup Toko Pedagang Pelanggar Prokes

Sabtu, 04 September 2021 | 08:39:29 WIB
Pengelola STC Ancam Tutup Toko Pedagang Pelanggar Prokes

GENTAONLINE.COM - Pengelola pusat perbelanjaan Sukaramai Trade Center (STC),  Suryanto mengatakan, mengingatkan agar para pemilik toko yang ada di STC tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Suryanto berujar, pemilik toko yang melanggar Prokes akan diberikan tiga kali peringatan. Kalau masih melanggar Prokes, akan didenda sebesar Rp500 ribu.

"Kalau denda sudah dijatuhkan tapi masih melanggar juga, nanti tidak akan dilayani untuk membeli token listrik," katanya.

Lebih lanjut, Suryanto berujar, sanksi bagi pemilik toko tidak hanya sampai di situ. Jika pemilik toko masih membandel dengan melanggar Prokes. Maka tokonya akan ditutup selama lima hari.

Suryanto menegaskan, pengelola STC tidak mengejar pemasukan dari denda para pemilik toko yang melanggar Prokes. Hanya saja, STC ingin para pemilik toko benar-benar disiplin menerapkan Prokes.

"Pengelola tidak ada niatan mau mendenda atau menutup toko, tapi prokes dijalankan. Kita inginnya agar gedung ini bisa kembali normal," pungkasnya(roc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar