MENU TUTUP

Ditangkap, Pemko Pekanbaru Masih Bayar Gaji Lurah ZU 50 Persen

Senin, 01 November 2021 | 10:24:58 WIB
Ditangkap, Pemko Pekanbaru Masih Bayar Gaji Lurah ZU 50 Persen

GENTAONLINE.COM - Lurah Maharani, Kecamatan Rumbai Barat berinisial ZU diberhentikan sementara dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lantaran tersandung kasus dugaan penipuan.

Sejak kasusnya terungkap dan ditahan, ZU langsung dicopot dari jabatan sebagai lurah. Ia diduga menipu tiga kontraktor dengan modus kontrak proyek di DPM-PTSP Kota Pekanbaru.

"Iya kami sudah menerima laporan dari kepolisian terkait perbuatan ZU saat masih menjabat Lurah Maharani. Berdasarkan laporan polisi, kasusnya dugaan penipuan dengan menerbitkan kontrak-kontrak fiktif untuk pekerjaan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)," kata Inspektur Inspektorat Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir, Senin (1/11/2021).

Kontrak tersebut tidak pernah ada dikeluarkan secara institusi oleh DPM-PTSP. "Atas laporan tersebut, kami melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan sedang berlangsung saat ini," ungkapnya.

Polresta Pekanbaru juga menindaklanjuti laporan tiga kontraktor itu dan melakukan pemeriksaan terhadap ZU. "Karena ZU ditahan, maka kami memproses pemberhentian sementara dari statusnya sebagai ASN. Atas pemberhentian sementara ini, kami hanya membayar gajinya 50 persen hingga ada keputusan hukum tetap atas perkaranya," tegasnya.

Ia mengimbau agar ASN selalu menjaga harkat dan martabat korpsnya. ASN Pemko Pekanbaru harus berlaku jujur dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

"Bertanggungjawablah atas pekerjaan yang diamanahkan," imbaunya.(ckc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar