MENU TUTUP

Muhamad Rizky Febrian, Bocah 6 Tahun Penderita Leher Bocor

Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:36:05 WIB
Muhamad Rizky Febrian, Bocah 6 Tahun Penderita Leher Bocor Muhamad Rizky Febrian, Bocah 6 Tahun Penderita Leher Bocor

PEKANBARU-- Setelah sebelumnya berhasil membantu bayi laki-laki usia 10 bulan, pengidap penyakit langka, Atresia Bilier (kelainan pada fungsi hati) atas nama Muhammad Ammar Fathan bin Kaspen Nahar, hari ini Sabtu (4/12/2021) Aktivis Larshen Yunus dan rekan-rekan Kantor Hukum Mediator Pendampingan Publik Satya Wicaksana, kembali buka saluran Advokasi terkait Bocah usia 6 tahun penyakit langka, Oesophageal Obstruction (penyempitan pada kerongkongan, tenggorokan dan atau Leher Bocor).

Informasi terkait kondisi bocah tersebut langsung ditanggapi Aktivis Larshen Yunus, dengan mengunjungi rumahnya di kawasan Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Melalui Kantor Satya Wicaksana, PP GAMARI dan DPD AKRINDO Provinsi Riau, Aktivis Larshen Yunus mengajak seluruh handaitaulan, untuk berkenan memberikan perhatian terhadap bocah pengidap penyakit langka tersebut.

"Kami tak ingin banyak cakap! Buka mata lebar-lebar, masih banyak saudara kita yang membutuhkan pertolongan, seperti saat ini! adik kecil kita, Muhamad Rizky Febrian membutuhkan pertolongan. Kondisinya sangat menyedihkan. Untuk makan saja dia tak bisa menikmatinya, akibat Leher yang bocor. Setiap makan langsung keluar melalui plastik yang ditempelkan di lehernya. Wallahuallam" ungkap Larshen Yunus, dengan nada sedih.

Seraya meneteskan air matanya, Aktivis Riau itu tak henti-hentinya mengajak seluruh komponen bangsa, agar memberikan bantuan bagi Muhamad Rizky Febrian.

"Adik kecil ini orang Riau, sudah lama tinggal di Pekanbaru, tapi tak ada satu orangpun Pejabat yang membantunya. Ribuan orang di Eksekutif, Ratusan orang di Legislatif dan Puluhan orang di Yudikatif, tapi belum pernah terdengar bantuan dari mereka. Hallo pak Pejabat! Dimana nuranimu?" tanya Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu.

Hingga berita ini dimuat, bocah kecil yang tak bisa sekolah akibat kondisi penyakitnya itu masih setia menunggu kehadiran para Donatur didalam Gubuk milik orangtuanya.

"Ayo kita semua, berikan hati dan nuranimu! Mari bersama, bergotong royong membantu kesembuhan Rizky. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ingat ya, memberi bukan harus memiliki. Ayo bantu adik Rizky!" ajak Aktivis Larshen Yunus dkk, sambil memulai bantuan pertama dari organisasi yang dipimpinnya. (*)

Rilis/Larshen

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat