MENU TUTUP

Desa Okura Hadirkan Wisata Hutan Mangrove

Selasa, 14 Desember 2021 | 07:50:37 WIB
Desa Okura Hadirkan Wisata Hutan Mangrove

GENTAONLINE.COM - Menyambut tahun 2022, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur kembali menyuguhkan pemandangan baru bernuansa Wisata Hutan Mangrove sebagai satu-satunya di Kota Pekanbaru.

Humas Wisata Hutan Mangrove, Ridho Hidayat menjelaskan objek wisata ini rencananya akan dibuka di awal tahun nanti.

"Kalau kita lihat sekarang Alhamdulillah jembatannya sudah kita realisasikan, meski belum sempurna. Jadi untuk ke depannya kami akan menambah panjang jembatannya lagi agar para pengunjungg bisa jalan kaki untuk melihat nuansa kiri kanan hutan-hutan ini," ujar Dayat kepad Riauonline.co.id, Senin 13 Desember 2021.

Dijelaskan Dayat, pihaknya juga akan membuat spot-spot baru untuk para pengunjung yang ingin mengabadikan momen di Kawasan Wisata Hutan Magrove ini.

"Di sana juga ada salah satu pohon yang cukup besar, nanti rencananya kita bakal bikin rumah pohon dan juga jembatan gantung," terangnya.

Lanjut Dayat, para pengunjung tak perlu khawatir akan bahaya binatang buas di hutan ini. Sebab mereka akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengatasi hal tersebut.

"Kalau untuk keselamatan pastinya kami dari pengelola harus mikir matang-matang ya karena ini di alam terbuka. Tentu ada resiko. Misal, ketika para pengunjung ingin menyusuri sungai dengan sampan tapi tidak semua pengunjung bisa berenang. Jadi kami berusah untuk bekerja sama dengan Satpol Air dan pihak kepolisian. Dalam artian kalau kami melaksanakan ini sudah diketahui mereka," tegasnya.

Sementara itu, Pengelola Objek Wisata Taman Bunga Impian Okura, Muslim mengatakan bagi pengunjung yang ingin melihat Wisata Hutan Mangrove bisa memakai tiket masuk dari Taman Bunga. Hal ini dilakukan sebagai upaya membantu pengelola wisata memperkenalkan destinasinya.

"Di awal tahun depan. Untuk tiketnya belum bisa kami tentukan. Saat ini boleh masuk tapi masih tahap pengenalan. Jadi kami bikin masuk dari Taman Bunga kan Rp 5.000, nah kalau ingin berkunjung ke sana bisa kita arahkan dengan tiket itu. Jaraknya tidak jauh dari Taman Bunga, kurang lebih 5 menit pakai motor. Kalau seandianya terlalu ramai, akan kami atur karena treknya tidak lebar dan masih baru juga," Jelas Muslim.

"Saya di sini bantu-bantu memperkenalkan. Karena kampung kita juga dan sama-sama bergerak di bidang pariwisata. Supaya kampung kita ini cocok dijadikan desa wisata dengan bayak destinasi," tutupnya.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak