MENU TUTUP

Gelombang Mutasi Pemko Pekanbaru akan Kembali Berlanjut

Rabu, 22 Desember 2021 | 08:56:10 WIB
Gelombang Mutasi Pemko Pekanbaru akan Kembali Berlanjut

GENTAONLINE.COM - Walikota Pekanbaru Firdaus akan kembali menggelar pelantikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Evaluasi terus menerus yang dilakukan oleh Pemko Pekanbaru ini disebabkan karena masih banyaknya jabatan yang kosong baik untuk pejabat administrator dan pengawas.

“Dalam pekan ini kita akan lakukan pengisian jabatan yang masih kosong,” kata Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil saat dikonfirmas, Selasa (21/12/2021).

Meski menyebut pelantikan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, mantan Plt Kepala Bapenda Pekanbaru ini enggan membocorkan kapan pelantikan akan digelar secara pasti. “Untuk waktunya tunggu saja. Yang jelas ini untuk mengisi kekosongan jabatan,” singkatnya.

Sekedar informasi belum lama ini Pemko Pekanbaru telah menggelar pelantikan pejabat Esselon II dan puluhan pejabat administrator dan pengawas. Terus menerusnya pelantikan pejabat ini merupakan bagian evaluasi yang dilakukan oleh Walikota Firdaus.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat