MENU TUTUP

Sekda Pekanbaru : Tak Ada Unsur Paksaan untuk Vaksin Anak Umur 6 - 12 Tahun

Selasa, 18 Januari 2022 | 09:52:46 WIB
Sekda Pekanbaru : Tak Ada Unsur Paksaan untuk Vaksin Anak Umur 6 - 12 Tahun

GENTAONLINE.COM - Pemberian vaksin bagi anak usia 6 hingga 11 tahun saat ini tengah berlangsung. Ada 103.017 anak yang menjadi sasaran penerima vaksin oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil menegaskan, tidak ada paksaan untuk pemberian vaksin anak. Anak yang mendapat vaksin adalah mereka yang telah mendapat persetujuan orang tua.

"Tidak ada unsur paksaan, orang tua kan bisa memahami juga anaknya ikut vaksin atau tidak," ujar Jamil, Senin (17/1).

Menurutnya, anak yang akan menjalani vaksin adalah mereka yang telah mendapat persetujuan orang tua dan telah menandatangani surat pernyataan untuk bersedia vaksin.

Dirinya pun memastikan, hingga kini tidak ada kasus ataupun gejala berat yang dialami anak setelah divaksin. Ia juga menyebut tidak ada lagi kendala yang dialami saat orang tua membuat surat pernyataan tersebut.

"Sekarang tidak ada masalah lagi, karena tidak ada unsur keterpaksaan," ulasnya.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar