MENU TUTUP

Lusa, BPD Hipmi Provinsi Riau Periode 2017-2020 Dilantik

Selasa, 07 November 2017 | 23:24:42 WIB
Lusa, BPD Hipmi Provinsi Riau Periode 2017-2020 Dilantik

GENTAONLINE.COM-Jika tidak ada aral melintang, lusa Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Riau periode 2017-2020 akan dilantik Kamis, 09 November 2017.

Pelantikan akan dilakukan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Bahlil Lahadalia di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

"Prosesi pelantikan akan dilakukan ba'da Dzuhur" ujar Sekretaris Umum BPD Hipmi Provinsi Riau Fitria Fauzi Selasa, 07 November 2017 di Pekanbaru.

Sebelum pelantikan, akan diadakan kegiatan Bedah buku oleh Pendiri Hipmi Abdul Latief dan dilanjutkan dengan Kuliah Umum oleh Bahlil Lahadalia.
"Buku yang akan dibedah berjudul 'Bangkitnya Enterpreneur Nasionalis'. Menariknya, itu karangan beliau sendiri" tambah Fitria.

Untuk diketahui, kepengurusan BPD Hipmi Provinsi Riau periode 2017-2020 ini adalah hasil Musyawarah Daerah (Musda) di Tembilahan beberapa waktu lalu yang dinahkodai oleh Budi Febriadi sebagai Ketua Umum, Wakil Ketua Umum Musreza, Sekretaris Umum Fitria Fauzi dan Bendahara Umum Setiawan. (Genta)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat