MENU TUTUP

Kasus Penilapan Dana Zakat Bappenda Riau Masih Dalam Proses

Kamis, 17 Maret 2022 | 08:31:10 WIB
Kasus Penilapan Dana Zakat Bappenda Riau Masih Dalam Proses

GENTAONLINE.COM - Kasus zakat pegawai yang ditilap oleh mantan bendahara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Mulyadi masih terus bergulir.

Sekdaprov Riau, SF Hariyanto, mengaku Pemprov Riau telah menyerahkannya persoalan itu kepada Inspektorat Riau.

"Walau sudah lama ya tidak apa-apa, namanya juga proses. Kan tidak segampang itu," katanya, Rabu, 16 Maret 2022.

Lebih lanjut SF Hariyanto menyampaikan lamanya proses penanganan oknum mantan bendahara Bapenda Riau itu karena siapapun yang berkaitan diperiksa satu-satu.

"Artinya semua pihak yang terlibat dan mengetahui juga menyaksikan akan dipanggil minta keterangan," singkat SF Hariyanto.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Inspektorat Riau, Sigit Juli Hendrawan, mengatakan pihaknya sedang melakukan investigasi dan dalam delapan hari kerja hasil pemeriksaan sudah selesai.

“Kalau dia ASN, bisa dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021. Sanksi terberat bisa dipecat dan turun jabatan,” terangnya.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar