MENU TUTUP

Keterangan Anak Novanto Diperlukan, KPK Cari Keberadaan Mantan Komisaris PT.MS itu

Jumat, 24 November 2017 | 19:54:14 WIB
Keterangan Anak Novanto Diperlukan, KPK Cari Keberadaan Mantan Komisaris PT.MS itu Dwina Michaela Novanto

GENTAONLINE.COM-Surat panggilan untuk Dwina Michaela disebut pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, salah alamat. Menurut Fredrich, putri Novanto itu sudah tidak tinggal serumah dengan orang tuanya.

Namun, menurut KPK, pemberitahuan pemanggilan itu telah dititipkan pada istri Novanto, Deisti Astriani Tagor. Deisti dititipi pesan oleh penyidik KPK terkait pemanggilan Dwina ketika diperiksa KPK pada Senin (20/11) lalu.

Akhirnya, penyidik KPK tetap mengirim surat panggilan Dwina ke rumah Novanto di Jalan Wijaya XIII nomor 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun, Dwina disebut tidak tahu akan surat panggilan itu.
"Karena itu adalah rumah orang tua yang bersangkutan. Jadi kami memandang kalau itu disampaikan ke sana, ada komunikasi lebih lanjut yang bisa dilakukan untuk bisa menghadirkan saksi," sebut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan Jum'at, 24 November 2017 di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sebelumnya Fredrich menyebut bila Dwina sudah 6 tahun tidak tinggal bersama Novanto. Padahal, keterangan Dwina selaku mantan Komisaris PT Murakabi Sejahtera (MS) itu diperlukan.

Febri menyebut tim penyidik akan mencari alamat Dwina saat ini. Selain itu, dia mengimbau agar Dwina inisiatif memenuhi panggilan.
"Kalau pun ada tempat tinggal lain yang belum diketahui, tentu kita dapat melakukan pencarian terhadap saksi-saksi yang dibutuhkan tersebut. Namun, kami berikan juga kesempatan saksi yang dipanggil jika mengetahui dapat berinisiatif datang ke KPK, atau menghubungi KPK, atau melalui kuasa hukum agar bisa diperiksa," ujar Febri.

Tidak hanya Dwina, keluarga Novanto yang dipanggil. Kemarin (23/11) kakaknya, Rheza Herwindo, juga dipanggil terkait kasus ini, namun mangkir. KPK masih mempertimbangkan untuk kembali memanggil Rheza.
"Jika dibutuhkan tentu kita akan panggil kembali. Kita agendakan, dan kita jadwalkan ulang. Jika belum ditemukan tentu akan kita lakukan pencarian," kata Febri. (detik)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak