MENU TUTUP

Minyakita Belum Masuk Pekanbaru, Disperindag Masih Tunggu Info

Selasa, 12 Juli 2022 | 09:15:06 WIB
Minyakita  Belum Masuk  Pekanbaru, Disperindag Masih Tunggu Info

GENTAAONLINE.COM - Usai diluncurkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa waktu lalu, hingga saat ini distribusi produk minyak goreng kemasan dengan nama Minyakita dengan harga Rp 14 ribu per liter belum sampai ke Kota Pekanbaru, Riau.

Pantauan di Pasar tradisional Cipta Karya Ujung, memang belum ada ditemukan minyak goreng kemasan dengan merek tersebut.

"Tak ada kita jual merek itu, merek lain banyak ini," ujar salah seorang penjual di Pasar Cipta Karya Ujung, Senin (11/7/2022).

Ia mengatakan dirinya memang sempat mendengar berita tentang minyak goreng kemasan murah ini. Namun memang hingga kini barang tersebut belum ada masuk.

"Kalau ada barangnya mau jugalah kami menjualnya. Karena kalau memang harganya segitu, pasti masyarakat juga banyak yang beli. Apalagi kan dikemas dengan bagus dan pakai kemasan baik juga. Mudah-mudahan cepat masuk lah ke Pekanbaru," harapnya.

Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut ketika dikonfirmasi  mengatakan hingga saat ini produk tersebut memang belum masuk ke Pekanbaru.

"Belum ada. Kami sudah konfirmasi juga ke pihak Bulog dan distributor, sepertinya juga belum," ujar Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (11/7/2022).

Ia mengatakan untuk informasi kapan minyak goreng kemarin murah ini masuk Pekanbaru, Ingot mengatakan pihaknya memang belum mendapatkan informasi.

"Belum ada, tapi kita tunggulah ya. Dulu kan salah satu distributornya Bulog, mereka bilang hingga saat ini belum ada penunjukan. Kita tunggulah informasinya," pungkasnya.(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat