MENU TUTUP

Kampanyekan Anaknya saat Operasi Pasar, Zulhas Tidak Sensitif pada Penderitaan Rakyat

Kamis, 14 Juli 2022 | 09:29:02 WIB
Kampanyekan Anaknya saat Operasi Pasar, Zulhas Tidak Sensitif pada Penderitaan Rakyat

GENTAONLINE.COM - Ketua Umum DPP PAN yang juga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dianggap tidak etis saat mengkampanyekan anaknya dilakukan bersamaan dengan kegiatan operasi pasar minyakkita di Lampung beberapa hari lalu.

Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam menjelaskan dalam kapasitas pejabat publik sikap Zulhas tidak sensitif dengan penderitaan rakyat. Sebab, jabatan Mendag telah melekat pada Zulhas yang juga Ketua Umum partai.

"Sebagai Mendag, yang mengendalikan operasi pasar untuk distribusi minyak curah, yang kemudian dijadikan sebagai ajang kampanye untuk kepentingan anaknya sendiri. Artinya, ada kekuasaan negara yang dimanfaatkan secara tidak berintegritas," demikian kata Umam , Rabu (13/7).

Lebih lanjut Dosen Universitas Paramadina itu menilai, Zulhas seperti tidak bisa memisahkan antara kepentingan privat dan kekuasaan publik.

Bagi Umam, penilaian tidak sensitifnya Zulhas pada penderitaan rakyat karena kondisi saat ini tekanan ekonomi akibat inflasi dan peningkatan harga-harga bahan pokok nyata-nyata dirasakan rakyat.

Atas kondisi itu, Umam melihat Mendag justru lebih fokus mengurusi agenda kepentingan pemenangan anaknya, dengan memanfaatkan kondisi rakyat yang sedang tertekan.

"Seharusnya, Mendag fokus betul untuk memerangi mafia minyak yang banyak memainkan harga dan stok minyak di pasaran dalam negeri, bukan justru sibuk mengurusi kepentingan politik anaknya sendiri," jelasnya.

Umam mengingatkan, anak Zulhas seharusnya bisa lebih independen dan tidak aji mumpung dengan memanfaatkan jabatan publik yang dipegang ayahnya.

"Selain tidak berintegritas, cara-cara  semacam itu juga tidak mendidik untuk para generasi muda yang semakin apatis pada dunia politik. Carilah cara-cara lain yang lebih inovatif dan menginspirasi!" demikian Umam mengingatkan.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak