MENU TUTUP

Demo Tolak Kenaikan BBM Merembet ke Merauke, Mahasiswa Serbu Kantor DPRD

Senin, 12 September 2022 | 10:42:08 WIB
Demo Tolak Kenaikan BBM Merembet ke Merauke, Mahasiswa Serbu Kantor DPRD

GENTAONLINE.COM - Demo penolakan kenaikan harga BBM merembet ke Merauke. Hari ini, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merauke turun ke jalan.

Pantauan Kantor Berita RMOLPapua, tampak polisi mengamankan aksi ini pada Senin pagi (12/9). Terlihat Mahasiswa berorasi di atas mobil pikap.

"Persoalan BBM kita harus lawan kawan-kawan, usut tuntas, selidiki, cabut," teriak mahasiswa yang berorasi.


"Panjang umur reformasi, panjang umur perjuangan, panjang umur rakyat tertindas," kata mahasiswa dalam orasinya dengan penuh semangat.

Dalam aksi ini, terlihat mahasiswa membawa perangkat aksi sepanduk bertuliskan "Kenaikan harga BBM bersubsidi tidak sesuai dengan ekonomi ril dan sosial masyarakat, turunkan!!!", "We pele turunkan harga BBM bersubsidi dolo!!!".

Selain di Lingkaran Brawijaya Masa Aksi melakukan long march ke Kantor DPRD Merauke.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar