MENU TUTUP

Dipenghujung Tahun, Harga Kebutuhan Pokok di Pasaran Rohul Merangkak Naik

Selasa, 26 Desember 2017 | 15:11:10 WIB
Dipenghujung Tahun, Harga Kebutuhan Pokok di Pasaran Rohul Merangkak Naik

GENTAONLINE.COM-Jelang Tahun Baru, harga sembako mulai merangkak naik di Pasar Modern Kampung Padang, Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. 

Para pedagang mengaku kenaikan ini terjadi sejak seminggu terakhir. Pembeli sendiri mengeluh karena melejitnya harga sembako. "Semua mahal-mahal," keluh Ibu mawar, salah seorang pembeli di Pasar Modern.

Sebelumnya Wakil Bupati Rokan Hulu, H Sukiman yang memantau harga sembako mengatakan Natal dan Tahun Baru tidak mempengaruhi kenaikan harga. "Setelah kita pantau, harga sembako di pasaran yang dijual pedagang masih stabil. Cuma beberapa kebutuhan saja yang naik, seperti tomat, telur ayam ras dan daging. Itu juga kenaikannya masih dalam batas wajar dan tidak signifikan. Artinya, kenaikan harga sembako tidak berpengaruh menjelang Natal dan Tahun baru," ucap Wabup Sukiman, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan harga di lapangan, Selasa, 26 Desember 2017, kenaikan harga yang justru cukup mencolok terjadi pada harga cabai, daging ayam, telur ayam, beras dan ikan. "Harga daging ayam mengalami kenaikan Rp 5 ribu. Harga sebelumnya Rp 40 ribu sekarang jadi Rp 45 ribu sudah 3 hari ini. Keadaan sepertinya biasanya akan kembali normal setelah Tahun Baru," ungkap Yati, salah seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Modern kepada wartawan.

Untuk harga cabai, kenaikan juga terjadi untuk cabai merah dan rawit berkisar Rp 2 ribu hingga Rp 10 ribu. "Harga cabai naik, cabai merah Rp 60.000 dari sebelumnya Rp 50.000, cabai rawit juga sama. Kalau cabai hijau tetap," tutur pedagang mak Ijah.

Ia juga menambahkan harga bawang merah, bawang putih dan tomat juga mengalami kenaikan. Untuk kebutuhan lain, terpantau harga telur ayam juga dikeluhkan ibu-ibu pembeli. Walau kenaikan sekitar Rp 3 ribu, namun kenaikannya cukup dirasakan.
"Naik, harga telur sekarang lebih mahal. Kenaikan harga terjadi sejak sebelum Natal," kata seorang pembeli.

Sementara itu, bahan pokok utama yakni beras dilaporkan turut pula mengalami kenaikan, kenaikan terjadi sebesar Rp 5 ribu per goni. Menurut mereka, suplai beras dari Medan yang naik sedangkan beras dari Sumbar tidak mengalami kenaikan.

Kenaikan jelang pergantian tahun ini justru tidak terjadi pada harga daging sapi, Arief mengatakan harga daging normal saja yakni Rp 120 ribu. "Kenaikan biasa terjadi jika Lebaran Idul Fitri saja," jelas padagang daging sapi tersebut. (dr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat