MENU TUTUP

Deklarasi Syamsuar-Edy di MTQ, Irwan Sebut Masih Loby Dispar

Kamis, 04 Januari 2018 | 22:08:06 WIB
Deklarasi Syamsuar-Edy di MTQ, Irwan Sebut Masih Loby Dispar

GENTAONLINE.COM-Hingga hari ini belum ada perubahan tentang lokasi acara deklarasi Syamsuar - Edy Natar Nasution yang merupakan pasangan Bakal Calon Gubernur Riau 2018 yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPW PAN Riau, Irwan Nasir kepada wartawan, Kamis (4/1/2017) pagi tadi.

PAN masih terus melakukan negosiasi dengan Dinas Pariwisata untuk mendapatkan izin menggunakan lapangan Purna MTQ Riau."Sejauh ini belum ada perubahan tempat dan waktu deklarasi pasangan Syamsuar - Edy Natar. Deklarasinya hari Minggu nanti di MTQ, soal dibolehkan atau tidak kita masih bernegosiasi. Harus bisa disana dan SOP itu harus ditinjau ulang,” ucap Irwan.

Menurut Bupati Kepulauan Meranti ini, tidak dibolehkannya deklarasi di lapangan Purna MTQ, Jalan Sudirman, Pekanbaru itu sangat tidak logika. Apalagi Standar Operasional Prosedur (SOP) dijadikan alasan.
"Alasan tidak boleh deklarasi di MTQ itu tidak rasional. Sebab, SOP dibuat untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat. Jika SOP itu tidak memenuhi kepentingan pemerintah dan masyarakat maka harus diubah,” imbuh Irwan.

Irwan menjelaskan, bahwa deklarasi pasangan calon Syamsuar-Edy Natar adalah kepentingan pemerintah dan masyarakat, sebab hal ini bagian dari proses mencari pemimpin Riau lima tahun ke depan. Artinya, deklarasi ini kegiatan resmi. Jadi, seharusnya pemerintah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini bukan menghambatnya.
“Kegiatan dalam rangka mencari pemimpin daerah tidak dibolehkan, tapi kenapa kegiatan hantu belau lainnya dibolehkan ?” tanya Irwan.

Sebagai seorang bupati, Irwan tau betul bagaimana SOP itu dibuat. Katanya, SOP itu lahir dari terjemahan OPD saja. Sedangkan OPD sendiri lahir dari peraturan kepala daerah.Sebagaimana diketahui, pasangan calon Gubernur Riau Syamsuar-Edy Natar, diusung tiga Parpol. Yakni, PAN dengan 7 kursi, NasDem meraih 3 kursi, dan PKS memiliki 3 kursi. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar