MENU TUTUP

Hubungan Politisi Demokrat M Nasir dan Agung Nugroho Memanas

Sabtu, 18 November 2023 | 11:19:45 WIB
Hubungan Politisi Demokrat M Nasir dan Agung Nugroho Memanas Anggota DPR RI, M Nasir - Agung Nugroho

Pekanbaru-- Gerilya politik Agung Nugroho makin gencar, wacana agar M Nasir gagal kesenayan sudah mulai di suarakan kepada sejumlah pengurus dan kader akar rumput Demokrat di Riau.

GentaOnline mencoba menelusuri kebenaran informasi terkait pecah kongsinya hubungan M Nasir dan Agung Nugroho dengan menemui sejumlah kader demokrat Riau.

Sejumlah pengurus dan caleg memang telah mendengarkan informasi dan perintah langsung agar M Nasir jangan dibantu dalam pileg 2024.

"Perintah pokonya Asal Bukan Nasir" kata salah seorang pengurus demokrat yang tak mau namanya di tulis.

Ditubuh Demokrat Riau sendiri terjadi prokontra antar kubu, ada yang masih loyal ke Agung ada juga yang mendukung Nasir.

Wacana pendokelan Agung dari jabatan ketua Demokrat Riau juga sudah mulai berkembang di internal partai.

Hal dibenarkan olah salah seorang pengurus harian partai Demokrat Riau, didapati informasi pernah terjadi cekcok adu argumen antara Agung dan Nasir.

"Nada tinggi, Nasir sempat marah besar  hingga mengancam agar mengganti Agung dari jabatan ketua PD Riau" kata salah seorang sumber yang dapat dipercaya juga anggota DPRD, tidak disebutkan apa pemicu cekcok adu mulut Agung vs Nasir.

M Nasir Berkibar di Kampar Calon Gubri

Sebagaimana diketahui selain nama Achmad yang digembar-gemborkan maju di Pilkada Riau, nama politisi Demokrat lainnya Muhammad Nasir juga didorong kader untuk maju sebagai bakal calon yang maju di Pilkada Riau 2024 mendatang.

Dalam beberapa kesempatan pertemuan dengan kader Demokrat di Riau, suara kader begitu kencang menyuarakan agar Nasir maju sebagai Calon Gubernur Riau 2024 mendatang.

Satu di antaranya pada saat acara Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab) DPC Demokrat Kampar akhir pekan kemarin, kader menyuarakan agar Nasir maju di Pilkada Riau.

"Nasir Gubernur Ardo Bupati Kampar,"itulah sorakan yel-yel kader saat Rakorcab tersebut.

Saat dikonfirmasi adanya dorongan maju untuk Pilkada Riau tersebut, Muhammad Nasir menanggapi dengan santai, menurutnya saat ini baru diamanahkan DPP untuk maju sebagai caleg DPR RI.

"Sekarang diamanahkan DPP untuk maju caleg DPR RI dulu,"ujarnya santai.

Saat ditanya lagi, jika desakan kader dari bawah semakin kuat, apakah dirinya akan maju di Pilkada Riau mendatang, Nasir belum mau terbuka soal itu.

"Nantilah, sekarang kan Caleg DPR RI dulu,"ujarnya lagi.

Sebelumnya anak kandung Nasir yang juga ketua DPD Gerindra Riau Muhammad Rahul mengatakan jika dirinya tidak akan maju di Pilkada Riau mendatang, hanya saja ia mengisyaratkan akan ada sosok yang seperti dirinya maju.

Sosok yang dimaksudkan Rahul itu mengarah ke bapaknya Muhammad Nasir yang sudah tiga periode duduk sebagai anggota DPR RI dari Dapil Riau II.

"Saya tidak akan maju, tapi ada yang mirip seperti saya orangnya nanti akan maju di Pilkada Riau,"ujarnya, seperti yang dilansir dari tribunnews. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar