MENU TUTUP

Diduga Penampungan ilegal Minyak CPO Bebas Beraktivitas Disepanjang Jalan Lintas Pekan Baru-Dumai: APH Seakan Tutup Mata

Jumat, 02 Agustus 2024 | 07:28:49 WIB
Diduga Penampungan ilegal Minyak CPO Bebas Beraktivitas Disepanjang Jalan Lintas Pekan Baru-Dumai: APH Seakan Tutup Mata

Dumai- Praktek mafia penampungan  CPO ilegal dan lain sebagainya termasuk kios perjudian ikan dan warung-warung remang plus minuman keras nampak menghiasi di sepanjang jalan lintas kabupaten pekan baru-Dumai,

Maraknya praktik ilegal tersebut kerap sekali menuai protes dari para pengguna jalan dan warga setempat,Pasalnya, aktivitas ilegal tersebut sering menyebabkan kemacetan, dan menganggu kenyamanan warga setempat yang tinggal disekitaran lokasi praktik usaha ilegal tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan tim media di langangan, lebih dan kurang sekitar puluhan gudang praktek ilegal penampungan minyak CPO baik itu sejenis solar, di sepanjang jalan lintas penghubung kabupaten pekan baru ke kota Dumai.

Praktik kerja para pemain ilegal ini tergolong sangat unik, karena disetiap depan gudang mereka selalu ada pos penjaga, ketika kendaraan tengki yang diduga membawa CPO masuk dan truk inti lewat( melintas) mereka memberi kode baik berupa lambaian tangan apabila truk tengki nya masuk siang dan kedipan lampu senter saat truck tengki masuk malam, dengan kode seperti itu otomatis truck-truck yang diduga membawa CPO Lansung masuk ke gudang, dan gudang ditutup kembali dengan rapat, mungkin ini diperintahkan oleh bos mafia-mafia tersebut terhadap anak buahnya yang berada digudang.

Kegiatan praktik ilegal inilah yang membuat warga sekitaran gudang CPO tersebut heran termasuk tim media ini, karena praktik ilegal ini merajalela diwilayah hukum kabupaten Riau

seakan-akan pihak aparat kepolisian tutup mata atau pura-pura tidak mengetahui aktivitas CPO ilegal dalam wilayah hukum nya.

Sementara itu, Edi Lelek pimpinan Redaksi Media Genta online.com mengecam keras terhadap aktivitas ilegal minyak CPO yang terus beraktivitas  disepanjang jalan lintas Pekan Baru- Dumai propinsi Riau 

" enak sekali disini, mafia-mafia minyak ilegal CPO tidak takut dengan APH, seperti nya ada permainan kongkalikong antara bos mafia-mafia minyak ilegal CPO dengan pihak aparat penegak hukum, ujar Edi Lelek

Keterangan yang diperoleh dari warga, penampungan minyak CPO ilegal ini sudah lama beroperasi, Kendari demikian usaha yang melanggar hukum terkait aktivitas yang tidak tersentuh hukum.

Kalau pihak aparat penegak hukum berkomitmen dan bersungguh-sungguh bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku mungkinsudah lama para mafia-mafia minyak ilegal CPO ditangkap dan diadili yang seadil-adilnya,akan tetapi pada kenyataannya sampai saat sekarang mafia-mafia minyak ilegal CPO terus menjamur dan tetap subur disepanjang jalan lintas pekan baru-dumai.

Maraknya aktivitas penampungan minyak ilegal Palm Oil (CPO) diwilayah hukum propinsi Riau, Diminta Kapolda Riau untuk bersih-bersihkan bawahan nya, karena dalam dugaan, bawahan nya (Kapolda Riau) seperti  Kapolres,Kapolsek, sepertinya ada permainan kongkalikong dengan para bos mafia-mafia minyak ilegal yang masih merajalela, dan serta mengambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI.**

Tim**

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat