Polda Riau Perkuat Layanan Publik Lewat Call Center 110, Siaga 24 Jam dengan Pendekatan Humanis dan Respons Cepat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:07:23 WIB
Polda Riau Perkuat Layanan Publik Lewat Call Center 110, Siaga 24 Jam dengan Pendekatan Humanis dan Respons Cepati Foto:

PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus mengintensifkan sosialisasi layanan Call Center 110 kepada masyarakat. Layanan bebas pulsa yang beroperasi selama 24 jam ini disiapkan sebagai sarana pelaporan dan informasi kamtibmas dengan mengedepankan respons cepat serta pelayanan humanis.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengatakan Call Center 110 merupakan bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya di sela kunjungan silaturahmi ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Senin (26/1/2026), di Kantor PWI Riau, Pekanbaru.

Menurutnya, kehadiran Call Center 110 bertujuan memberikan rasa aman, tertib, dan tenteram di tengah masyarakat, sekaligus mendukung upaya penegakan hukum secara profesional.

“Program Call Center 110 adalah wujud nyata kewajiban Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Siapa pun dan kapan pun membutuhkan bantuan, Polri harus hadir,” ujar Pandra.

Ia menegaskan, Polda Riau secara khusus menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap komunikasi dengan masyarakat. Bahasa yang ramah dan sikap empatik dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik.

“Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor. Setiap laporan yang masuk ke Call Center 110 akan langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh personel di lapangan,” jelasnya.

Selain bebas pulsa, layanan ini juga dirancang agar mudah diakses dan tidak membebani masyarakat. Call Center 110 menjadi pintu awal penanganan berbagai kejadian, mulai dari gangguan kamtibmas hingga permintaan bantuan darurat.

Dalam mendukung pelayanan tersebut, Polda Riau juga menyiagakan Tim RAGA serta sejumlah satuan tugas lainnya yang selalu siap memberikan respons di lapangan. Upaya penguatan personel hingga ke tingkat RT, RW, kecamatan, dan desa terus dilakukan agar komunikasi dengan masyarakat semakin intensif.

Pandra mengakui, secara kuantitas jumlah personel masih belum sepenuhnya ideal jika dibandingkan luas wilayah dan jumlah penduduk. Namun demikian, Polda Riau berkomitmen memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada.

“Call Center 110 menjadi salah satu solusi untuk menyempurnakan dan memaksimalkan layanan Polri agar setiap peristiwa di tengah masyarakat dapat terjangkau,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara Polri dan insan pers sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

“PWI Riau bukan mitra baru bagi kami. Tujuan kita sama, yaitu membangun masyarakat yang lebih sadar hukum dan aman,” ujarnya.

Kunjungan silaturahmi tersebut, lanjut Pandra, sekaligus menjadi upaya menjaga hubungan baik dan meningkatkan kolaborasi ke depan, sejalan dengan filosofi Kapolda Riau “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, yang bermakna menjaga kehormatan, martabat, serta nilai-nilai budaya Melayu dalam setiap bentuk pengabdian.

“Mudah-mudahan kerja sama ini terus terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Riau,” pungkasnya. (rls)

Tulis Komentar