MENU TUTUP

Syamsuar Pilih Iwan Patah Meski Melanggar Aturan, DPP Golkar Soroti Keputusan Itu

Selasa, 14 Januari 2025 | 11:56:38 WIB
Syamsuar Pilih Iwan Patah Meski Melanggar Aturan, DPP Golkar Soroti Keputusan Itu Syamsuar

PEKANBARU – Keputusan Syamsuar yang memilih Parisman Ikhwan alias Iwan Patah untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau memunculkan kontroversi besar di internal Partai Golkar. Pasalnya, Iwan Patah bukan kader murni diketahui sebelumnya merupakan kader dan calon legislatif dari Partai Hanura, sebuah fakta yang melanggar ketentuan internal Partai Golkar yang mengharuskan kader yang dipilih harus loyal dan tidak memiliki keterikatan dengan partai lain.

Menurut sumber dari DPP Golkar, keputusan Syamsuar untuk menabrak aturan ini menimbulkan keraguan. "Seharusnya yang dipecat adalah Syamsuar sendiri, bukan Eet (Indra Gunawan). Syamsuar justru melanggar ketentuan partai dengan memilih Iwan Patah yang bukan kader Golkar," ujar sumber tersebut yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Keputusan Syamsuar memberikan jabatan strategis kepada Iwan Patah sempat menjadi langkah kontroversial. DPP Golkar menganggap tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip dasar partai yang menuntut loyalitas dan kesetiaan terhadap aturan internal. Iwan Patah yang sebelumnya terlibat dalam politik Hanura dinilai tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi bagian dari kepengurusan Golkar.

Namun, meskipun mendapatkan kritik dari DPP Golkar, Syamsuar tetap mempertahankan pilihannya, yang dianggapnya sebagai langkah strategis dalam upaya menjaga kekuasaan di tubuh Golkar Riau. Sementara itu, beberapa pihak dari dalam Golkar mendesak agar tindakan Syamsuar ini dievaluasi secara menyeluruh.

Situasi ini semakin memanas setelah munculnya desakan untuk memecat Iwan Patah dari keanggotaan Golkar, dengan alasan pelanggaran aturan partai. Sebagai bagian dari dinamika internal partai, konflik ini menunjukkan adanya ketegangan yang semakin memperburuk hubungan antara Syamsuar dan kubu lainnya, termasuk loyalis Engah Eet, yang kini mendukung SF Hariyanto.

Dengan kontroversi yang berkembang, keputusan-keputusan politik yang diambil oleh Syamsuar akan menjadi sorotan, dan masa depan kepemimpinan Golkar Riau semakin dipertanyakan. (Rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat