MENU TUTUP

Nasib Karyawan PT SSR, Gaji Selalu Dipotong Kartu BPJS tak Kunjung Dapat

Senin, 26 Maret 2018 | 04:54:50 WIB
Nasib Karyawan PT SSR, Gaji Selalu Dipotong Kartu BPJS tak Kunjung Dapat

GENTAONLINE.COM-Alasan untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, gaji karyawan PT Sawit Swakarsa Raya (SSR) lebih kurang selama 6 bulan dipangkas oleh pihak perusahan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Lamsihar Siregar selaku penerima kuasa dari karyawan kepada wartawan, Sabtu (24/3).

Menurutnya, pemotongan BPJS yang dilakukan PT SSR dinilai telah bertentangan dengan UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, jelas dibunyikan di pasal (6) poin pertama bahwa pekerja atau buruh wajib memiliki kartu kepesertaan sejak 7 hari sejak mendaftarkan diri usai mengisi formulir pendaftaran. Sementara hingga kini pekerja atau buruh belum ada pegang kartu BPJS tersebut.

"Gaji yang dipotong setiap pekerja untuk BPJS Ketenagakerjaan tersebut sebesar Rp89.500 per bulan, untuk BPJS Kesehatan Rp29.800 per bulan hingga mencapai beban hingga Rp119.300 setiap bulan, jadi sangat disesalkan jika tanpa memiliki kartu kepeserta," terangnya.

Sementara itu, Manager PT SSR, Stanly saat dikonfirmasi mengakui bahwa ada pemotongan gaji setiap bulan untuk iuran BPJS.

"Benar, setiap pekerja atau buruh gajinya dipotong setiap bulan untuk BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Namun saya tidak mengetahui hingga tiga tahun lebih pekerja belum punya kartu peserta, saya rasa itu tidak mungkin. Namun tunggu saya akan koordinasi dengan pihak manageman kebun," singkatnya.

Terpisah, Manager Kebun PT SSR Ir Mursannif didampingi KTU Zulianto, menegaskan bahwa penyerahan soal urusan BPJS pekerja telah diserahkan melalui Stanly dan Anggi di kantor besar PKS SSR.

"Jadi tanyakan saja kepada Stanly selaku meneger di PKS, dan pihak managemen kebun hanya bersifat membuat laporan. Artinya dalam pengurusan BPJS, mereka," pungkasnya. (Genta/dr)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar