MENU TUTUP

Polemik HMI Badko Riau-Kepri, PB HMI Diminta Bersikap Objektif

Jumat, 21 September 2018 | 02:59:05 WIB
Polemik HMI Badko Riau-Kepri, PB HMI Diminta Bersikap Objektif

GENTAONLINE.COM-Badko HMI Riau-Kepri di Caretaker (Pengurus Sementara) pada rapat harian PB HMI karena adanya surat gugatan atas pengurus yang baru terbentuk pada beberapa waktu lalu. Informasi tersebut diperoleh BADKO HMi Riau-Kepri dari Kabid PAO (Pembina Aparatur Organisasi) yang menyampaikan ada 8 Cabang yang menggugat dari Sembilan cabang yang ada di kawasan Badko HMI Riau-Kepri dan hanya satu cabang yang mendukung Musda Badko HMI Riau-Kepri yang di adakan di Batam pada tanggal 28-31 Juli 2018 yang lalu.

Hal tersebut dibantah oleh sekretaris umum HMI Cabang Batam Andriansyah Sinaga. “ada 4 cabang penuh yakni cabang Pekanbaru, cabang Tanjung Pinang-Bintan, cabang Dumai, cabang Batam dan ini dinyatakan Quorum oleh Peserta Sidang yang mengikuti acara Musda IX yang diadakan di Batam lalu, hanya 3 cabang penuh dan 2 cab persiapan yang tidak hadir karena terkendala beberapa hal” Ungkap Andri.

Dijelaskannya lagi, ada 9 cabang di bawah Badko HMI Riau-Kepri namun yang memiliki hak penuh dalam Musda hanya ada 7 cabang karena 2 cabang lagi masih berstatus persiapan sehingga tetap dihadirkan namun hanya sebagai peserta peninjau.
“Kegiatan Musda IX Berlangsung sesuai aturan konstitusi HMI dan sesuai intruksi PBHMI yang dilakukan sebelum tanggal 29 Juli sesuai edaran yang dilayangkan PB HMI kesetiap badko se nusantara, Panitia Musda juga sudah berkoordinasi dengan kami cabang-cabang terutama kami sebagai tuan rumah musda yakni HMI Cabang Batam,” tegas Andri.

Dirinya menduga tim pengawas Musda Badko ikut andil dalam polemik yang sedang dihadapi Badko HMI Riau-Kepri dengan dugaan adanya keinginan untuk mengambil alih Badko dengan menjadi bagian tim caretaker.

“PAO PBHMI mengambil keputusan mencaretaker Badko HMI Riau-Kepri dengan alasan surat gugatan yang masuk, padahal berkas yang di gugat sendiri itu belum masuk karena masih menunggu konsolidasi tim formatur untuk komposisi struktural. Semestinya PAO PBHMI mengambil sikap objektif dengan mendiskusikan polemik ini bersama kedua pihak sebelum mengambil keputusan mencaretaker karena bisa berdampak buruk pada organisasi khususnya sekawasan Badko Riau-Kepri”. tutupnya. (Genta/rls)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan