MENU TUTUP

Khofifah-Emil Kompak Mundur dari TKD Jokowi-Ma'ruf, ini Alasannya

Ahad, 23 September 2018 | 04:17:43 WIB
Khofifah-Emil Kompak Mundur dari TKD Jokowi-Ma'ruf, ini Alasannya

GENTAONLINE.COM-Pasangan calon gubernur/wakil gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak beserta sejumlah tokoh di tim pemenangannya menyatakan mundur dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Keduanya namun masih akan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin lewat jaringan santri.

"Kalau Bu Khofifah, kemarin sudah mengumumkan sendiri pengunduran dirinya dalam kesempatan menghadiri acara di Mojokerto. Sekarang saya melalui kesempatan ini mewakili Mas Emil Elestianto Dardak menyampaikan pengunduran diri beliau dari TKD Jokowi-Ma'ruf pada Pemilihan Umum Presiden 2019," kata HM Zahrul Azhar Asumta dalam jumpa pers di Surabaya, Jumat petang (21/9).

Gus Hans, sapaan akrabnya, adalah juru bicara Tim Pemenangan Khofifah-Emil selama masa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Ia menyampaikan pengunduran diri pasangan Khofifah-Emil dari TKD Jokowi-Ma'ruf di sela jumpa pers Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang menyatakan dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Nama Khofifah-Emil di TKD Jokowi-Ma'ruf untuk wilayah Jatim yang dipimpin mantan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Machfud Arifin sebelumnya sebagai dewan penasihat dan dewan pengarah. "Ibu Khofifah dan Mas Emil menyatakan mundur dari TKD karena ingin fokus memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf melalui JKSN," kata Gus Hans. Jumpa pers itu juga dihadiri KH Asep Saifuddin Chalim dan Masnuh.

Dua tokoh yang berperan penting dalam pemenangan pasangan Khofifah-Emil pada Pilgub Jatim 2018 itu namanya juga tercantum dalam TKD Jokowi-Ma'ruf untuk wilayah Jawa Timur. Melalui kesempatan ini, Asep dan Masnuh juga menyatakan mundur dari TKD Jokowi-Ma'ruf. "Biar selanjutnya kami fokus memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf melalui JKSN," kata Asep. (Genta/rc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar