MENU TUTUP

Jembatan Bangkinang-Petapahan Ditutup Dua Pekan, ini Alasannya

Rabu, 02 Oktober 2019 | 09:17:00 WIB
Jembatan Bangkinang-Petapahan Ditutup Dua Pekan, ini Alasannya

GENTAONLINE.COM-Jalur lalu lintas Jembatan Bangkinang-Petapahan akan ditutup selama dua pekan sejak Rabu (2/10) hingga Rabu (16/10) mendatang. Hal ini menyusul adanya pekerjaan perbaikan lantai jembatan yang rusak beberapa waktu lalu.

Penutupan ini berdasarkan surat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau Nomor 630/PUPR/PRJJ-JS/4402 yang ditandatangani oleh KPA Dinas PUPR Dadang Eko Purwanto tanggal 30 September 2019 perihal pemberitahuan adanya penutupan sementara Jembatan Bangkinang-Petapahan. Surat ini ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar dan Kapolres Kampar.

Di dalam surat ini disebutkan bahwa sehubungan dengan telah diterbitkannya surat perjanjian kerja harga satuan (kontrak) pekerjaan pemerliharaan jembatan Bangkinang-Petapahan tanggal 24 Juni 2019 dengan ini diberitahukan bahwa ada pekerjaan lantai jembatan. Jalur lalu lintas akan ditutup selama dua minggu yakni sejak tanggal 2-16 Oktober 2019.

Masuknya surat ini dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Mahadi yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Al Amin. "Tadi sudah kami hubungi PU kabupaten, besok pagi orang provinsi (Dinas PUPR provinsi) dan kita turun ke lokasi," ujar Al Amin.

Mengenai pemindahan jalur lalu lintas, Dishub Kampar masih menunggu keputusan dari PUPR Provinsi Riau besok. "Kita masih menunggu perintah provinsi karena provinsi yang punya," ulasnya.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Kampar yang juga menghubungkan Kecamatan Bangkinang Kota dengan Kecamatan Bangkinang ini telah ramai dibicarakan beberapa hari terakhir dan foto kerusakan jembatan viral di media sosial. Diantara foto yang beredar dan membuat heboh adalah terlihatnya permukaan air Sungai Kampar dari bagian lantai jembatan yang bolong.

Masyarakat sangat menyayangkan karena pihak terkait lebih mementingkan mengecat jembatan yang bersebelahan dengan Jembatan Water Front City tersebut daripada memperbaiki lantai jembatan yang telah bolong di beberapa bagian lantai. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan