MENU TUTUP

Isuzu: Sekarang Waktu yang Pas Bangun Pabrik

Selasa, 07 April 2015 | 16:45:10 WIB
Isuzu: Sekarang Waktu yang Pas Bangun Pabrik
Meski pasar untuk kendaraan komersial di pasar otomotif nasional sedang fmengalami penurunan, Isuzu tetap optimistis. Bahkan, menurut Isuzu sekarang ini waktu yang tepat untuk mendirikan pabrik.
 
"Justru sekarang ini waktu yang tepat mendirikan pabrik baru," kata Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Yohannes Nangoi di sela-sela acara peresmian pabrik baru Isuzu di Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2015).
 
Menurut Nangoi, pasar truk memang sedang menurun, tapi market share Isuzu tahun lalu tercatat cukup baik. Untuk Elf market share-nya mencapai 20 persen atau meningkat 4 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Sementara untuk Isuzu Giga tahun lalu market share-nya mencapai 21 persen atau meningkat dari 14-15 persen di tahun sebelumnya.
 
"Memang marketnya turun tapi dari pangsa pasar cukup besar," katanya.
 
Nangoi melanjutkan, potensi kendaraan niaga kedepannya akan tetap bagus. Sampai kapan pun tidak ada yang menggantikan peran truk untuk mengangkut barang-barang.
 
"Itu yang membuat kami optimistis bahwa kendaraan niaga akan terus tumbuh dengan baik di masa yang akan datang," lugasnya.
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat