MENU TUTUP

Jokowi Gelontorkan Rp203,9 T Lindungi Rakyat dari Corona

Sabtu, 26 September 2020 | 11:18:07 WIB
Jokowi Gelontorkan Rp203,9 T Lindungi Rakyat dari Corona

GENTAONLINE.COM -- Pemerintahan Jokowi mengalokasikan dana sebesar Rp203,9 triliun untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi corona. Dalam keterangannya tentang perkembangan realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah menuturkan dana ini terealisasi dalam sejumlah program.

Program-program ini antara lain, Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, Sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Bantuan Presiden Produktif, Subsidi Gaji, hingga diskon tarif listrik.

"Program ini untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, pelaksanaan program perlindungan sosial telah berjalan dengan baik," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/9).

Berikut rincian realisasi program yang terlaksana hingga 23 September 2020.

1. Program Keluarga Harapan, disalurkan sebesar Rp29,138 triliun kepada 10 juta penerima manfaat.

2. Program Sembako, disalurkan sebesar Rp30,978 triliun kepada 19,41 juta penerima manfaat.

3. Program Sembako Jabodetabek, disalurkan sebesar Rp4,407 triliun kepada 1,9 juta penerima manfaat.

4. Program Bansos Tunai Non-Jabodetabek, disalurkan sebesar Rp24,787 triliun kepada 9,18 juta penerima manfaat.

5. Program Kartu Pra Kerja, disalurkan sebesar Rp16,617 triliun kepada 4,86 juta penerima manfaat.

6. Program BLT Dana Desa, disalurkan sebesar Rp11,73 triliun kepada 7,55 juta penerima manfaat.

7. Program Banpres Produktif dan Banpres Modal Kerja sebesar Rp14,183 triliun dan sudah diberikan kepada 5,9 juta penerima manfaat.

8. Program Subsidi Gaji, disalurkan sebesar Rp10,8 triliun kepada 9 juta penerima manfaat.

9. Program Diskon Listrik, disalurkan sebesar Rp3,455 triliun kepada 31,4 juta penerima manfaat.

Selain mengurangi beban masyarakat, Jokowi menambahkan realisasi program PEN bisa memacu peningkatan produktivitas. Namun ia menekankan, penanganan masalah kesehatan adalah prioritas. Ini terutama pada pencegahan penularan.

"Saya minta kepada semua pihak untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, agar penularan bisa ditekan, dan kehidupan masyarakat bisa berjalan normal kembali," katanya.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan