MENU TUTUP

Pemprov Riau Minta Kabupaten/Kota Segera Serahkan Data Masyarakat Terdampak Covid-19

Sabtu, 25 April 2020 | 09:37:12 WIB
Pemprov Riau Minta Kabupaten/Kota Segera Serahkan Data Masyarakat Terdampak Covid-19

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Provinsi Riau meminta bupati dan walikota segera menyerahkan data masyarakat terdampak Covid-19 untuk diberikan bantuan dari Pemprov Riau. 

Bantuan tersebut adalah sebesar Rp 300 ribu per kepala keluarga per bulan untuk dan diberikan selama tiga bulan. 

"Masyarakat terdampak Covid-19 ini kan yang menerima bantuan ada 3 kategori. Ada masyarakat sangat miskin, kemudian miskin kategori ke dua, dan rentan miskin. Kategori pertama sudah dapat PKH (program keluarga harapan), yang kedua dapat kartu sembako jadi tak dapat bantuan lagi. Yang rentan miskin ini yang kita bantu. Data ini harus dipersiapkan masing-masing kabupaten/kota. Semakin cepat data ini diserahkan semakin cepat kami turunkan anggarannya," kata Gubernur Riau Syamsuar, Kamis (23/4/2020). 

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto. Ia menjelaskan, melihat dari kemampuan APBD Riau, bantuan yang diberikan adalah sebesar Rp 300 ribu per KK selama tiga bulan. "Nah, untuk skemanya adalah skema top up. Misalnya skema bantuan dari kabupaten Rp 500 ribu nanti kita bantu Rp 300 ribu jadi warga akan menerima Rp 800 ribu," kata Hardianto, Jumat (24/4/2020).

Hardianto mengatakan bantuan pemerintah sebesar Rp 300 ribu tersebut jangan dilihat dari nominalnya untuk makan makanan yang enak-enak, tapi bagaimana kebutuhan dasar hidup masyarakat terdampak Covid-19 bisa terpenuhi.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak