MENU TUTUP

Harga Emas Antam Turun ke Rp909 Ribu per Gram

Rabu, 27 Mei 2020 | 11:05:36 WIB
Harga Emas Antam Turun ke Rp909 Ribu per Gram

GENTAONLINE.COM - Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp909 ribu per gram pada Rabu (27/5) atau turun Rp8.000 dari Rp917 ribu per gram pada Selasa (26/5). Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) yang terkoreksi Rp8.000 per gram dari Rp816 ribu menjadi Rp808 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp488 ribu, 2 gram Rp1,75 juta, 3 gram Rp2,61 juta, 5 gram Rp4,32 juta, 10 gram Rp8,58 juta, 25 gram Rp21,33 juta, dan 50 gram Rp42,59 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp85,11 juta, 250 gram Rp212,51 juta, 500 gram Rp424,82 juta, dan 1 kilogram Rp849,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen. 

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.727,7 per troy ons atau turun 0,03 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot menguat 0,22 persen ke US$1.714,33 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas berpotensi bangkit (rebound) di tengah ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China. Menurutnya, harga emas akan bergerak dalam kisaran US$1.690 per troy ons hingga US$1.735 per troy ons.

"Harga emas kemarin mendapatkan tekanan turun ke bawah tapi mungkin bisa kembali naik karena ketegangan hubungan AS dan China," kata Ariston .

Seperti diketahui, ketegangan dua negara itu bermula saat China berencana untuk memberlakukan Undang-undang Keamanan di Hong Kong. Namun, rencana itu mendapatkan kecaman dari AS.

Sebelumnya, hubungan dua negara memburuk akibat virus corona di mana Presiden AS Donald Trump menilai China gagal mengendalikan virus corona sehingga menjadi pandemi di hampir seluruh negara di dunia.(cnn)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar