MENU TUTUP
Sosok Calon Komut BRK,

DPRD Riau: Kalau ada yang Bermasalah, Sebaiknya Jangan

Jumat, 10 Juli 2020 | 09:25:40 WIB
DPRD Riau: Kalau ada yang Bermasalah, Sebaiknya Jangan

GENTAONLINE.COM - Ketua Komisi III DPRD Riau, Husaimi Hamidi, mewanti-wanti agar pejabat yang dipilih menjadi Komisaris Utama (Komut) dan Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri haruslah pejabat yang bersih dan berintegritas. Tidak punya track record buruk soal hukum atau lainnya.

Untuk diketahui, nama-nama kandidat pejabat BRK yang diajukan ke OJK adalah Indra SE dan Yan Prana untuk calon komisaris utama. Kemudian Andi Buchori dan Nizam Putih sebagai calon direktur utama. Lalu Denny Mulia Akbar dan Said Syamsuri sebagai calon direktur operasional. Terakhir, MA Suharto dan Muhammad Jazuli sebagai calon direktur dana dan jasa.

Hal itu disampaikan Husaimi terkait pemanggilan salah satu calon Komut, Yan Prana, oleh Kejati Riau dalam kasus dugaan penyimpangan anggaran Pemkab Siak. "Kita berharap agar pejabat terpilih adalah pejabat yang bebas dari segala catatan hukum dan keuangan. Track recordnya harus baik. Kita yakin OJK akan melakukan itu. Karena OJK ini kan linknya bagus dan profesional," kata Husaimi Hamidi.

Politisi PPP ini mengatakan, Komisaris utama merupakan posisi yang penting, harus orang yang paham keuangan. Memang untuk wakil pemerintah harus ada Sekda atau asisten yang mewakili pemerintah, dan juga ada dari kalangan profesional.

"Kita harap kalau memang ada calon yang tersangkut masalah, sebaiknya jangan. Tapi kita asas praduga tak bersalah, misalnya yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk keterangan kita nggak tau juga kan. Kita lihat lah perkembangannya," kata Husaimi.

Bersih dari segala catatan ini sangat penting, kata Husaimi, karena dalam membangun dan memajukan BUMD di Riau haruslah diisi oleh orang-orang yang baik.

"Kita ingin mengawasi BUMD dari awal, bagaimana kalau dari awal nggak bersih kalau kita mau membersihkan yang dalam. Bak kata orang kalau lantai itu kotor, kita membersihkannya sapunya juga harus bersih. Kalau sapunya kotor bagaimana kita mau membersihkannya," cakapnya.(ckp)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat