MENU TUTUP

Nadiem Segera Umumkan Penyederhanaan Kurikulum

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 09:32:09 WIB
Nadiem Segera Umumkan Penyederhanaan Kurikulum

GENTAONLINE.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, dalam waktu dekat akan mengumumkan skema penyederhanaan kurikulum. Nantinya, kurikulum ini akan diterapkan dalam kondisi darurat khususnya selama masa pandemi.

"Model pembelajaran saat ini mengedepankan unsur fleksibilitas, jadi sekolah bisa mengatur apa yang cocok untuk kondisi mereka. Lakukan yang terbaik untuk anak. Ketika saya melihat institusi sudah melakukan yang terbaik untuk anak, saya menghargai kreativitas tersebut," kata Nadiem dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Kemendikbud sebelumnya menyatakan sedang merancang kurikulum adaptasi khusus pandemi. Sekitar awal Juli 2020, Nadiem menjelaskan, ada tiga prioritas yang dimasukkan ke dalam kurikulum adaptasi nantinya.

Ketiga prioritas tersebut adalah literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. Kemendikbud menilai, tiga hal tersebut merupakan pondasi dalam pendidikan sehingga harus dijadikan fokus.

Nadiem menjelaskan, kurikulum ini akan diluncurkan dalam waktu dekat. Meskipun demikian, ia tidak menjelaskan kapan pastinya kurikulum ini akan diluncurkan untuk kemudian diterapkan di sekolah. 

Sebelumnya, berbagai pihak termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Kemendikbud membuat kurikulum darurat untuk tahun ajaran baru 2020/2021. Kemendikbud merespons dengan mengkaji kurikulum yang ada agar nantinya bisa diadaptasi selama masa pandemi. 

Namun, hingga tahun ajaran baru dimulai 13 Juli 2020 lalu, kurikulum yang dimaksud belum juga diterapkan. Pada kunjungannya ke Bogor Kamis (30/7) lalu, Nadiem akhirnya menegaskan bahwa paket kebijakan yang berhubungan dengan kurikulum akan segera diumumkan.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan