MENU TUTUP

Kemunculan KAMI Diprediksi Jadi Oposisi Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2020 | 11:43:30 WIB
Kemunculan KAMI Diprediksi Jadi Oposisi Pemerintah

GENTAONLINE.COM - Anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding menyebut kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bertujuan sebagai oposisi pemerintah. Dia menilainya dari tokoh-tokoh yang berada dalam barisan gerakan masyarakat itu merupakan barisan kubu orang-orang yang kalah saat Pilpres 2019 lalu. 

"Sebenarnya koalisi semacam ini karena kita tahu tujuan sebenarnya lebih pada oposisi bagi pemerintah kalau melihat gelagatnya," kata Abdul Kadir Karding di Jakarta, Selasa (18/8).

Meski demikian, dia memahami bahwa gerakan semacam itu dalam negara demokrasi tidak bisa dilarang. Kendati, dia berharap agar pendapat atau kritik yang dilakukan harus dibarengi oleh solusi-solusi konkret sehingga menyehatkan bagi negara dan demokrasi di Indonesia.

Dia mengatakan, di tengah situasi pandemi saat ini lebih baik semua masyarakat bergotong-royong, bahu-membahu dan ikut menyelesaikan masalah yang ada. Termasuk, sambung dia, penderitaan masyarakat yang terjadi karena pandemi ini bukan hal yang mudah sehingga butuh kebersamaan. 

"Kalau ada yang melakukan kritik dan sebagainya mestinya dibangun dengan solusi-solusi konkret," katanya. 

Seperti diketahui, sejumlah tokoh nasional akan mendeklarasikan KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Tokoh publik yang hadir dalam aksi itu di antaranya Rocky Gerung, Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, Rochmad Wahab, Meutia Farida Hatta, MS Kaban, Said Didu, Refly Harun, Ichsanuddin Noorsy, Lieus Sungkharisma, Jumhur Hidayat, pendiri PAN Amien Rais disebut-sebut juga hadir pada pembacaan deklarasi itu.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat